Tiket Kapal Dikeluhkan, Diduga Ada Praktik Tebang Pilih
- 19 Mar 2026 15:02 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Lingga - Sejumlah penumpang kapal ferry di Pelabuhan Sungai Tenam, Daik Lingga, mengeluhkan dugaan praktik tebang pilih oleh oknum agen penjual tiket. Kondisi ini membuat calon penumpang kebingungan, bahkan ada yang gagal berangkat meski sudah datang lebih awal.
Informasi yang dihimpun menyebutkan praktik ini diduga dilakukan oleh oknum agen tiket kapal MV Oceana tujuan Tanjungpinang dan Batam. Oknum tersebut juga diketahui memiliki usaha travel yang diduga berkaitan dengan penjualan tiket.
Salah satu penumpang, Edy, mengaku tidak mendapatkan tiket saat hendak membeli. Ia menyebut agen sempat menanyakan kendaraan yang digunakannya menuju pelabuhan.
“Karena saya tidak menggunakan mobil travel miliknya, saya tidak mendapatkan tiket. Saya mengaku kecewa karena merasa diperlakukan tidak adil," kata Edy, Kamis 19 Maret 2026.
Menurutnya, oknum tersebut bahkan menyampaikan secara terang-terangan syarat mendapatkan tiket. Hal ini membuat sejumlah calon penumpang merasa dipersulit.
“Kalau pergi pakai mobil travel saya tiket ada, kalau tidak pakai, tiket tidak ada,” ujarnya
Ia menyebut kondisi ini seperti beli tiket tapi ada paket bundling yang tidak semua orang mau. Akibat kejadian ini, penumpang yang hendak berlayar merasa resah. Tidak hanya itu, para sopir travel lain juga merasa dirugikan karena peluang usaha mereka ikut terdampak.
“Kalau seperti ini kasihan penumpang, kami juga ikut terdampak karena seolah-olah dipinggirkan,” ujar Zul.
Menanggapi hal tersebut, Kabid Laut Dishub Lingga Dicky Kristianto menegaskan pihaknya akan melakukan pemeriksaan. Ia memastikan tidak akan mentolerir praktik yang merugikan masyarakat.
“Jika terbukti ada oknum yang bermain, akan kami tindak tegas,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan praktik serupa. Para penumpang dan sopir berharap ada tindakan cepat dari pihak berwenang.
"Mereka ingin sistem penjualan tiket berjalan adil, tanpa syarat tambahan yang bikin calon penumpang harus “pilih paket dulu baru bisa berangkat," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....