Semarak Festival Adat Manee di Pulau Intata Talaud

  • 20 Mei 2026 20:25 WIB
  •  Talaud

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

RRI.CO.ID, Talaud – Suasana sakral nan meriah menyelimuti Pulau Intata, Kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud. Pada Rabu 20 Mei 2026 siang, ribuan pasang mata menjadi saksi bisu atas lestarinya sebuah tradisi leluhur dalam gelaran akbar Festival Adat Manee.

Aman dan terkendali, jalannya seluruh rangkaian ritual adat ini mendapatkan pengawalan serta pengamanan ketat dari sinergi aparat TNI-Polri setempat.

Penyambutan Magis dan Pesona Budaya

Dimulai tepat pukul 14.00 WITA, rombongan tamu kehormatan disambut hangat melalui prosesi adat yang sarat makna oleh Inanguwanua Desa Kakorotan, Nelson Tatuwo.

Getaran ritme dan gerakan eksotis dari atraksi tari-tarian adat khas Talaud menyambut langkah para undangan, membawa siapapun yang hadir larut dalam kekayaan budaya beranda utara Nusantara.

Festival tahunan yang memikat ini dihadiri oleh jajaran petinggi daerah dan perwakilan unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Talaud. Di antaranya yang turut hadir adalah Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Anistya Gresya Bambungan, SE, serta Kapolsek Nanusa, AKP Lucky Mangundap, yang hadir mewakili Kapolres Kepulauan Talaud.

Tampak hadir pula Danramil 1312 Nanusa, Kapten Inf J. Matoneng, mewakili Dandim 1312/Talaud, dan Kapten Ronal Candra, And., SH, yang mewakili Danlanal Melonguane. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Asisten III Administrasi Umum, Gustaf Atang, S.TP., MM, jajaran Kepala Badan dan Dinas Kabupaten Kepulauan Talaud beserta pendamping, serta segenap pengurus dan anggota Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Talaud.

Prosesi inti Manee—tradisi menangkap ikan tradisional dengan janur kelapa—resmi dibuka oleh Inanguwanua Nelson Tatuwo. Momen yang paling dinantikan pun tiba saat Wakil Bupati, Anistya Gresya Bambungan, melakukan penombakan ikan pertama secara simbolis di pesisir pantai Pulau Intata yang jernih.

Aksi simbolis ini langsung memicu antusiasme luar biasa. Para tamu undangan bersama masyarakat berbaur menjadi satu, turun ke air untuk menangkap ikan bersama-sama dalam harmoni kebersamaan yang erat.

Seluruh rangkaian kegiatan festival berakhir pada pukul 15.30 WITA. Berkat kesiapan personel di lapangan, acara berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh masyarakat yang hadir.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....