Daerah Talaud Berstatus Waspada Kekeringan Meteorologis
- 02 Okt 2026 15:08 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - BMKG Stasiun Klimatologi Sulawesi Utara mengeluarkan peringatan potensi kekeringan meteorologis di Kabupaten Kepulauan Talaud pada Dasarian I Oktober 2026.
Kepala Balai Besar BMKG Wilayah IV, Nasrol Adil Berdasarkan pemantauan BMKG, kondisi iklim global saat ini dipengaruhi fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat. Indeks ENSO rata-rata tiga bulanan periode Juli hingga September tercatat sebesar 2,63. Sementara itu, Indian Ocean Dipole (IOD) berada pada fase positif dan diprediksi bertahan hingga awal 2027.
"Untuk periode 1 hingga 9 Oktober 2026, BMKG tidak memprakirakan adanya hujan sedang hingga lebat yang berpotensi disertai petir dan angin kencang di Sulawesi Utara," ujarnya dalam keterangan dokumen Peringatan dini cuaca dan iklim Sulut Dasarian 1 oktober 2026.
Khusus Kabupaten Kepulauan Talaud, sejumlah wilayah masuk kategori Siaga, yakni Beo Selatan, Beo Utara, Essang, Gemeh, Kabaruan, Melonguane Timur, Rainis, Tampan'amma, Damau, Essang Selatan, Moronge dan Pulutan.
Sementara kategori Awas berlaku di Kecamatan Lirung, Beo dan Melonguane.
BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan tidak membakar sampah maupun membuka lahan menggunakan api. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan untuk mencegah kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi angin yang cukup kuat.
Masyarakat juga dianjurkan menggunakan air secara bijak mengingat rendahnya prediksi curah hujan untuk menjaga ketersediaan cadangan air bersih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....