BPBD: Kemarau Berkepanjangan Kebakaran Lahan Meluas di Talaud

  • 16 Sep 2026 19:10 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan terus terjadi dalam sebulan terakhir di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud. Kondisi tersebut dipicu musim kemarau dan cuaca panas berkepanjangan yang menyebabkan lahan perkebunan warga mengalami kekeringan.

Lahan perkebunan warga di sejumlah wilayah, khususnya daerah perbatasan, dilaporkan terdampak kebakaran hingga mencapai puluhan hektare.

Kasubbid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Talaud, Jesmanto Amiman menjelaskan, kebakaran cepat meluas karena kondisi tanaman palawija dan rumput liar yang mengering, ditambah hembusan angin kencang.

Upaya pemadaman di sejumlah lokasi masih dilakukan secara manual oleh masyarakat bersama pemerintah kecamatan dan desa, dengan dukungan personel TNI dan Polri.

"rata-ratanya yang terbakar ini ada lahan perkebunan, karena banyak tanaman dan rerumputan sekarang mulai mengalami kekeringan, karena kering jadi mudah terbakar," ujarnya, hari rabu 16 September 2026.

Kebakaran juga terjadi secara bersamaan di beberapa lokasi. Pada Selasa (15 September 2026), kebakaran dilaporkan terjadi di sejumlah kebun warga Desa Awit Selatan, Desa Niampak, dan Desa Peret.

Warga Desa Peret, Suwi, mengatakan kebakaran di wilayah tersebut diduga terjadi akibat kelalaian masyarakat saat melakukan aktivitas di perkebunan.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Daerah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap potensi bencana kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran saat berkebun, tidak membakar sampah sembarangan, serta tidak membuang puntung rokok di area yang mudah terbakar.

Sementara itu, BPBD Talaud menyiapkan posko kedaruratan sebagai pusat pelaporan dan penanganan kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....