Rakerda LP3KD Sulut Matangkan Pesparani Nasional IV 2027

  • 08 Agt 2026 20:42 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Manado - Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Sulawesi Utara mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Pesparani Nasional IV tahun 2027 melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Roger's Hotel Manado, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Melansir Kanwil Kemenag Sulut, Rakerda yang berlangsung 8–9 Agustus 2026 mengusung tema “Berjalan Bersama untuk Suksesnya Pesparani Nasional IV Tahun 2027 di Sulawesi Utara.” Kegiatan ini menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan strategi untuk memperkuat koordinasi seluruh pihak menjelang pelaksanaan Pesparani Nasional IV pada November 2027.

Ketua Harian LP3KD Sulut, Janny Kopalit, mengatakan persiapan kelembagaan di daerah terus dilakukan. Dari 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara, seluruhnya telah membentuk kepengurusan LP3KD, sementara Kabupaten Bolaang Mongondow Utara masih menunggu Surat Keputusan dari pemerintah daerah.

Janny juga menekankan tiga indikator yang harus menjadi perhatian dalam pelaksanaan Pesparani Nasional IV, yakni keberhasilan penyelenggaraan, keberhasilan lomba, serta pertanggungjawaban. Ketiganya dinilai penting untuk memastikan kegiatan berlangsung secara profesional dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Sekretaris Umum LP3KD Sulut yang juga Pembimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Utara, Joula Makarawung, meminta seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi dan kolaborasi.

Menurut Joula, Rakerda harus menghasilkan langkah strategis yang dapat menjadi pijakan bersama dalam mempersiapkan Pesparani Nasional IV. Semangat yang dibangun adalah berjalan bersama atau sinodal, dengan setiap pihak menjalankan tugas sesuai peran dan tanggung jawabnya.

Pesparani Nasional IV, menurutnya, membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, gereja, LP3KD, panitia, kontingen hingga masyarakat.

Hal senada disampaikan Pastor Moderator LP3KD Sulut, Pastor Paulus Joseph Mentang, Pr. Ia mengajak seluruh peserta menghidupi semangat “Sitou Timou Tumou Tou” dalam setiap tahapan persiapan Pesparani.

Pastor Paulus mengatakan Pesparani tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat persaudaraan, iman, kebudayaan dan kemanusiaan. Sulawesi Utara juga memiliki dua tanggung jawab dalam pelaksanaan Pesparani Nasional IV, yakni menjadi tuan rumah yang ramah serta mempersiapkan kontingen untuk tampil maksimal.

Pembukaan Rakerda dilakukan Olfi Mamarodia yang mewakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sulawesi Utara. Ia menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terhadap pelaksanaan Pesparani Nasional IV dan mengajak seluruh pihak menjaga kekompakan serta memperkuat koordinasi.

Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Utara melalui Humas dan Komunikasi Publik menyebut Rakerda LP3KD menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan Sulawesi Utara siap menjadi tuan rumah Pesparani Nasional IV.

Selain sukses secara teknis dan administratif, Pesparani diharapkan mampu memperkuat citra Sulawesi Utara sebagai daerah yang menjunjung kerukunan, keberagaman dan persaudaraan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....