Petani Desa Ambela Kembali Tanam Padi usai 20 Tahun
- 17 Mar 2026 21:22 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Program ketahanan pangan pemerintah mendorong petani di Desa Ambela, Talaud, kembali menanam padi setelah 20 tahun terhenti.
Kegiatan ini dilakukan setelah adanya perbaikan jaringan irigasi yang sebelumnya menjadi kendala utama masyarakat.
Sekertaris Desa, Deltje Sonobe mengatakan masyarakat sangat bersyukur dengan adanya program tersebut.
“Masyarakat bersyukur karena sekitar 20 tahun tidak bisa menanam akibat kendala air,” ujarnya, Senin, 16 Maret 2026.
Ia menjelaskan, perbaikan jaringan irigasi mulai dilakukan pada 2024 sehingga lahan kembali dapat dimanfaatkan.
Pada musim tanam perdana tahun lalu, petani mulai mengolah lahan sawah yang sebelumnya terbengkalai.
“Lahan baku sekitar 160 hektare, namun yang sudah ditanami baru sekitar 80 hektare,” katanya.
Dari luas tersebut, hasil panen awal mencapai sekitar 2 hingga 3 ton per hektare.
Hasil ini dinilai cukup baik meski belum maksimal karena masih terdapat kendala di lapangan.
“Kendala utama saat ini adalah ketersediaan pupuk dan racun hama yang masih terbatas,” ucapnya.
Meski demikian, petani tetap merasakan keuntungan dari hasil panen yang diperoleh.
Untuk proses pascapanen, sebagian petani masih menggunakan cara manual dengan bantuan mesin perontok.
Namun, fasilitas penggilingan padi sudah tersedia sehingga hasil panen dapat langsung diolah menjadi beras.
Program ini juga mendapat dukungan dari aparat TNI yang turut membantu pengolahan lahan.
“Selama beberapa bulan, TNI bersama masyarakat bekerja membuka kembali lahan yang sudah lama tidak digunakan,” ujarnya.
Dengan adanya dukungan ini, diharapkan produksi padi di Talaud terus meningkat dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....