Gelar Latihan Militer, TNI AL Pamerkan Sitaan Timah Rp 173 Miliar
- 17 Feb 2026 22:08 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - TNI Angkatan Laut menggelar Latihan Anti Akses dan Anti Amfibi sekaligus memamerkan tangkapan komoditas logam serta mineral di wilayah Bangka Belitung. Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang didampingi oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. (HC) Hidayat Arsani, S.E., pada Minggu 15 Februari 2026.
Latihan skala besar ini melibatkan jajaran unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), di antaranya:
• KRI Brawijaya-320 dan KRI Raden Eddy Martadinata-331
• KRI John Lie-358, KRI Cut Nyak Dien-375, dan KRI Tjiptadi-381
• KRI Halasan-630, KRI Surik-645, KRI Semarang-594, dan KRI Pulau Fani-731
Selain armada laut, TNI AL mengerahkan Satgas Udara yang terdiri dari Pesawat Patroli Maritim CN-235 MPA, Pesawat Cassa untuk penerjunan tempur, dua Helikopter Panther, Camcopter Puspenerbal, hingga Drone Kamikaze. Kekuatan darat diperkuat oleh Pasukan Pendarat dan Roket Multi Launcher Rocket System (MLRS) Korps Marinir, serta satuan pendukung lainnya yang terintegrasi penuh dalam skenario operasi.
Aksi latihan diwarnai dengan penembakan Meriam 76 MM oleh KRI Raden Eddy Martadinata-331 dan aksi Visit Board Search and Seizure (VBSS) oleh prajurit KRI Brawijaya-320. Sebagai senjata utama pertahanan pantai, MLRS Korps Marinir turut menembakkan roket, GPMG, dan MO-60. Puncak latihan ditandai dengan diterjunkannya pasukan pendarat Korps Marinir untuk melaksanakan pendaratan amfibi.
Usai latihan, Kasal meninjau barang bukti hasil Operasi Keamanan Laut (Opskamla) TNI AL yang bersinergi dengan Satlap Tri Cakti. Barang bukti yang diamankan sepanjang tahun 2025 hingga 2026 meliputi:
• Timah: Balok dan pasir timah seberat 496,892 Ton.
• Logam Tanah Jarang (LTJ): Zircon, Ilmenite, dan Monazite seberat 10.762,117 Ton.
Total estimasi nilai kekayaan negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 173.644.528.000 (± Rp 173,6 miliar).
"Latihan Anti Akses dan Anti Amfibi ini baru pertama kali dilatihkan. Kita berupaya melibatkan seluruh teknologi yang baru kita terima seperti drone surveillance maupun drone kamikaze, serta Pusat Kendali Mobil (Mobile Command). Selain latihan, pencegahan penyelundupan timah ini merupakan perintah langsung dari Presiden RI. Babel memiliki sumber daya yang sangat kaya, sayang sekali kalau diselundupkan bahkan menguntungkan negara lain," ujar Kasal.
Keberhasilan penangkapan ini menjadi fokus utama Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto dalam memberantas praktik illegal mining serta penyelundupan sumber daya alam yang merugikan negara dan merusak ekosistem lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....