Diskusi Bawaslu Talaud:Evaluasi Rekrutmen Badan Adhoc
- 05 Feb 2026 11:57 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud- Bawaslu Kabupaten Talaud menyelenggarakan diskusi publik bertajuk “Dinamika Proses dan Permasalahan dalam Rekrutmen Badan AdHoc Bawaslu pada Pemilihan dan Pemilu Tahun 2024 sebagai Bahan Kajian menuju Pemilu Tahun 2029”.
Acara yang dipandu oleh Fandy Menaung ini menghadirkan Ketua Bawaslu Talaud, Zenith Anaada, bersama Anggota Glendy Dalope dan Sidra Sofyan sebagai pembicara utama.
Selain jajaran komisioner, hadir pula panelis eksternal yakni Sekretaris KIPP Talaud, Robert Tamaroba, serta Wakil Ketua Dantau GPM Talaud, Devis Ratunguri.
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang refleksi bersama untuk membedah kembali proses rekrutmen pengawas pemilu yang telah berjalan. Bawaslu Talaud berharap hasil diskusi ini dapat menjadi pijakan strategis dalam merumuskan perbaikan sistem rekrutmen di masa depan agar lebih transparan, profesional, dan berintegritas. Fokus utamanya adalah memastikan bahwa setiap tahapan seleksi mampu menghasilkan pengawas yang memiliki dedikasi tinggi terhadap kualitas demokrasi.
Senada dengan harapan tersebut, para panelis menekankan bahwa integritas penyelenggaraan pemilu sangat ditentukan sejak tahap awal, yakni melalui proses rekrutmen badan adhoc. Menuju Pemilu 2029, Bawaslu didorong untuk meninggalkan pola rekrutmen yang bersifat reaktif atau sekadar memenuhi kuota administratif.
Transformasi menuju manajemen berbasis meritokrasi dan kompetensi menjadi sebuah keharusan agar individu yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas yang mumpuni.
Pihak pemantau pemilu juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses ini agar Badan AdHoc pada Pemilu 2029 bukan sekadar pengisi jabatan formal.
" Kualitas demokrasi di Indonesia sangat bergantung pada integritas dan profesionalisme para pengawas yang berdiri di garis depan," ujar Ratunguri
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....