​Bawaslu Gelar Diskusi Publik Bahas Bahaya Politik Uang

  • 03 Feb 2026 16:06 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID,Talaud - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Talaud terus berkomitmen menciptakan ekosistem demokrasi yang sehat di Bumi Porodisa. Sebagai langkah nyata, Bawaslu kembali menggelar diskusi publik yang dirancang sebagai ruang edukasi sekaligus refleksi bersama guna memperkuat pilar demokrasi yang berintegritas.

Dalam agenda kali ini, fokus diskusi tertuju pada satu isu krusial yang masih menjadi "penyakit" menahun dalam kontestasi politik, yakni praktik politik uang (money politics). Fenomena ini dinilai masih menjadi tantangan serius yang berpotensi merusak tatanan moral dan kualitas kepemimpinan di masa depan.

​Diskusi ini menghadirkan sosok inspiratif, Bastian Amos, SH, yang merupakan Ketua DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kepulauan Talaud sebagai Sahabat Diskusi.

Dalam paparannya, Bastian memberikan pandangan kritis mengenai bagaimana politik uang secara perlahan dapat melumpuhkan daya kritis masyarakat.

"Politik uang bukan sekadar transaksi ekonomi sesaat, melainkan ancaman nyata bagi kedaulatan rakyat. Jika kita membiarkan ini terus terjadi, maka pemimpin yang lahir bukan berdasarkan kompetensi, melainkan kekuatan modal," ujar Bastian dalam diskusi tersebut.

​Ia juga menaruh harapan besar kepada generasi muda di Kepulauan Talaud untuk menjadi garda terdepan dalam gerakan antipolitik uang. Menurutnya, pemuda harus memiliki keberanian untuk menolak pemberian dalam bentuk apa pun yang bertujuan mengintervensi hak suara mereka.

​Pihak Bawaslu Kepulauan Talaud berharap melalui dialog edukatif ini, akan tumbuh kesadaran kolektif di tengah masyarakat. Melawan politik uang bukanlah tugas penyelenggara pemilu semata, melainkan tanggung jawab moral seluruh elemen bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....