Penderita Diabetes Bisa Berpuasa?

  • 20 Mar 2025 23:36 WIB
  •  Talaud

KBRN, Talaud: Ibadah puasa di bulan Ramadan merupakan kewajiban bagi umat Muslim di seluruh dunia. Namun bagi penderita diabetes diperlukan persiapan khusus agar puasa tetap aman dan tidak menimbulkan komplikasi serius akibat gangguan metabolisme.

Menurut dr. Asri Meiy Andini sebagaimana dikutip dari Alodokter, penderita diabetes boleh berpuasa asalkan kadar gula darahnya terkontrol dengan baik dan tidak memiliki penyakit penyerta yang berisiko seperti gangguan jantung atau ginjal. Pengaturan pola makan, aktivitas fisik, serta jadwal konsumsi obat menjadi kunci utama agar penderita diabetes tetap sehat selama menjalankan ibadah puasa.

Salah satu risiko yang dihadapi penderita diabetes saat berpuasa adalah hipoglikemia (kadar gula darah terlalu rendah) dan hiperglikemia (kadar gula darah terlalu tinggi). Gejala yang dapat timbul meliputi sakit kepala, pusing, lemas, sering haus, bahkan dalam kondisi parah bisa menyebabkan kejang atau kehilangan kesadaran. Oleh karena itu, penderita diabetes disarankan untuk memantau kadar gula darah secara rutin. Jika kadar gula darah di bawah 70 mg/dl atau di atas 300 mg/dl, puasa sebaiknya segera dibatalkan.

Agar tetap sehat saat berpuasa, berikut beberapa langkah yang disarankan oleh dr. Asri Meiy Andini:

1. Makan sahur sangat penting untuk menjaga cadangan energi dan mencegah hipoglikemia.

2. Konsumsi makanan dalam porsi yang cukup untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.

3. Pilih makanan berserat tinggi seperti Nasi merah, gandum, sayur, dan buah dapat memberikan rasa kenyang lebih lama.

4. Kurangi gorengan dan makanan manis karena Makanan ini dapat meningkatkan kadar gula darah secara drastis.

5. Hindari dehidrasi dengan mengonsumsi cukup air terutama saat sahur dan berbuka. Disarankan untuk melakukan pengecekan gula darah 2-4 kali sehari, terutama sebelum berbuka dan setelah sahur.

6. Aktivitas fisik tetap penting seperti berolahraga, namun harus dilakukan dalam batas wajar untuk menghindari hipoglikemia.

Sebelum menjalani puasa penderita diabetes disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter minimal dua bulan sebelumnya. Pemeriksaan fisik dan evaluasi kadar gula darah akan membantu menentukan apakah kondisi tubuh aman untuk berpuasa.

Jika selama berpuasa muncul gejala seperti pusing, lemas, jantung berdebar, keringat dingin, tubuh gemetar, atau hampir pingsan, penderita diabetes dianjurkan untuk segera membatalkan puasa dan memeriksakan diri ke dokter.

Dengan persiapan yang matang dan pengawasan medis yang baik, penderita diabetes tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....