El Nino Berdampak Dua Sungai Kering di Melonguane, Suplai Air Bersih Berkurang

  • 14 Agt 2026 14:43 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud - El nino dengan musim kemarau berkepanjangan berdampak pada sejumlah sungai dan beberapa dari sumber mata air di pulau Karakelang khususnya di kecamatan Melonguane terjadi kekeringan, berakibat kurangnya suplai air bersih ke masyarakat di daerah juga berkurang khususnya di ibukota Talaud, Melonguane.

Keluhan warga pun disampaikan ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sebabnya kondisi kurangnya air tersebut mulai dialami sejak sebulan terakhir, atau awal mulanya terjadi el nino.

Bobby Manugan, Petugas PDAM Talaud mengakui, mata air di dua sungai yang berada di Melonguane dan menjadi sumber air PDAM untuk di salurkan ke warga sekarang ini mulai mengalami kekeringan dari dampak musim panas berkepanjangan.

“Sebenarnya Sungai bada dan atuari suplai air langsung ke Melonguane, tapi samua itu airnya mulai kering, jadi kita ambil suplai air dari Mala yang sebelumnya sepuluh liter per detik dan sekarang turun jadi dua liter per detik, jadi air sudah tidak bisa suplai ke pelanggan di Melonguane,” ucapnya, Jumat 14 Agustus 2026.

Mobil truk tangki pengangkut air dari pdam pun mendapat bantuan dari pemerintah daerah selama musim el nino, untuk membantu suplai air ke warga pelanggan, namun sayangnya sejak mulai beroperasi, mobil bantuan tersebut mengalami kerusakkan sehingga perlu untuk melakukan perbaikan dan suplai air ke warga pun harus mengalami keterlambatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....