Tenaga medis atasi fobia jarum saat donor darah

  • 08 Sep 2025 22:15 WIB
  •  Talaud

KBRN, Manado: Fobia jarum sering menjadi kendala bagi sebagian orang ketika melakukan donor darah maupun saat pengambilan sampel di rumah sakit. Hal itu disampaikan Kepala Unit Pelayanan Darah (UPD) PMI Sulawesi Utara, dr. Lucky Venticko Waworuntu, yang menyebut tenaga medis sudah memiliki cara khusus untuk mengatasi ketakutan tersebut.

“Kalau memang ada yang takut, mungkin harus ada cara dia. Dan kami juga ada beberapa yang sudah sangat berpengalaman untuk mengatasi ketakutan itu,” ucap dr. Lucky (8/9/2025).

Menurutnya, prinsip pelayanan tetap mengutamakan keselamatan pasien maupun pendonor. Jika kondisi seseorang tidak memungkinkan, pengambilan darah bisa dibatalkan untuk menghindari risiko.

“Kadang-kadang kalau orang ambil kemudian terjadi sesuatu membahayakan juga, mendingan dia tidak diambil karena menyelesaikan masalah tanpa masalah. Itu prinsipnya,” katanya.

Selain itu, dr. Lucky menegaskan bahwa darah tidak diperjualbelikan. Biaya yang dibebankan hanyalah biaya resmi sesuai ketentuan untuk pengganti pengelolaan darah di rumah sakit maupun UDD.

“Prinsip bahwa 1 darah itu tidak dibayar. Kalau ada biaya resmi yang dikeluarkan oleh rumah sakit atau kami UDD, itu memang sesuai dengan ketentuan biaya pengganti pengelolaan darah,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....