Mulut Terasa Asam? Kenali Penyebabnya
- 02 Agt 2024 13:53 WIB
- Talaud
KBRN, Talaud : Anda mungkin pernah merasakan asam di mulut Anda. Nah, penyebab penyakit ini bisa sangat beragam, mulai dari efek makanan yang dikonsumsi, efek samping obat yang digunakan, hingga kemungkinan gejala penyakitnya.
Dalam dunia medis, kelainan pengecapan yang ditandai dengan rasa asam di mulut disebut dengan dysgeusia. Selain rasa asam di mulut, penderita kondisi ini terkadang juga merasakan rasa pahit atau asin di mulut. Siapa pun, baik dewasa maupun anak-anak, bisa mengalami kondisi ini.
Dikutip dari laman alodokter.com, dysgeusia tidak boleh ditangani sembarangan. Sebaliknya, kondisi ini sebaiknya ditangani berdasarkan penyebabnya. Nah, untuk mengetahui apa saja yang mungkin menjadi penyebab mulut Anda terasa asam, simak penjelasannya berikut ini.
Berbagai penyebab menyebabkan rasa asam di mulut.
Penyebab rasa asam di mulut sangat beragam. Berikut beberapa kemungkinan penyebab mulut Anda terasa asam:
1. Efek Samping Obat Efek samping obat merupakan salah satu kemungkinan penyebab rasa asam di mulut. Berikut beberapa contoh pengobatan:
• Obat untuk mengatasi infeksi, seperti antibiotik, antijamur, dan antivirus
• Antidepresan
• Antipsikotik
• Obat asma
• Obat untuk mengatasi darah tinggi dan penyakit jantung
• Obat untuk mengobati kondisi saraf
• Obat untuk mengatasi asam urat seperti allopurinol
• Kemoterapi
Selain itu, ada beberapa obat atau suplemen Makanan lain yang dapat menyebabkan rasa asam di mulut antara lain obat penurun demam, suplemen kehamilan yang mengandung kalsium dan lain-lain, zat besi, dan multivitamin yang mengandung seng, tembaga, atau kromium. Jadi, jika mulut Anda terasa asam setelah mengonsumsi berbagai obat atau suplemen di atas, konsultasikan dengan dokter agar dapat menyesuaikan dosis obat atau mengubah jenis obat yang digunakan.
2. Mengonsumsi makanan tertentu
Terlalu banyak mengonsumsi makanan kaya protein seperti daging, telur, susu, dan yogurt juga dapat menyebabkan rasa asam di mulut. Jadi, jika mulut Anda terasa asam setelah mengonsumsi makanan tersebut, coba batasi asupannya.
3. Alergi makanan
Rasa asam di mulut juga bisa menjadi gejala alergi makanan. Jadi, jika mulut Anda terasa asam, disertai rasa gatal, bengkak pada bibir, lidah, atau tenggorokan, saat mengonsumsi makanan tertentu, segera konsultasikan ke dokter.
4. Penyakit gigi
Beberapa kelainan gigi dan mulut, seperti radang gusi, infeksi gigi, atau periodontitis, juga dapat menyebabkan rasa asam di mulut. Untuk menghindari masalah gigi yang dapat menyebabkan rasa asam di mulut, sebaiknya sikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride. Ingatlah untuk membersihkan gigi Anda setidaknya sekali sehari.
5. Paparan bahan kimia
Paparan bahan kimia seperti merkuri dan timbal melalui saluran pernapasan juga dapat mengganggu indera perasa dan menimbulkan rasa asam di mulut. Jika Anda tinggal atau bekerja di lingkungan yang terpapar bahan kimia, lindungi diri Anda dengan menggunakan masker atau pakaian dan peralatan pelindung saat bekerja.
6. Kehamilan
Selama hamil, tubuh wanita akan mengalami banyak perubahan, mulai dari bentuk tubuh, mood hingga kemampuan mengecap. Nah, mulut yang asam juga merupakan gejala kehamilan yang umum dan normal.
7. Infeksi
Mulut yang asam juga bisa menjadi tanda bahwa Anda mengalami infeksi. Beberapa jenis infeksi yang dapat menyebabkan hal ini adalah infeksi telinga dan tenggorokan, sinusitis, dan flu. Selain itu, rasa asam di mulut juga bisa disebabkan oleh penyakit gastroesophageal reflux (GERD). Kondisi ini terjadi karena refluks asam lambung ke kerongkongan. Untuk menguranginya, cobalah makan dalam porsi kecil namun sering. Bila perlu, mintalah dokter meresepkan obat yang dapat menurunkan produksi asam lambung.
Dalam beberapa kasus, rasa asam di mulut juga bisa menjadi tanda adanya gangguan saraf di otak yang mengontrol kemampuan mengecap. Kondisi ini umum terjadi pada penderita demensia.
Ingatlah bahwa mulut yang asam bisa menjadi tanda penyakit. Jika Anda mengalami kondisi ini, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter, apalagi jika kondisi tersebut sering muncul tanpa sebab yang jelas atau berlangsung dalam jangka waktu lama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....