Ketahui Manfaat Bulu Babi Bagi Kesehatan
- 08 Jul 2024 14:02 WIB
- Talaud
KBRN, Talaud : Bulu babi adalah makhluk laut yang berbentuk bulat dengan kulit berduri hitam dan di dalamnya terdapat kelenjar kuning emas (Gonad) yang dapat dimakan. Gonad cangkang bulu babi kaya akan nutrisi seperti protein, vitamin A, dan asam lemak omega-3 yang memberikan efek positif bagi kesehatan.
Bulu babi sangat populer di Amerika Serikat dan Jepang sebagai sumber protein berkualitas tinggi. Karena bulu babi mengandung berbagai macam komponen nutrisi, berbagai manfaat bulu babi tercantum di bawah ini, mengutip alodokter.com :
1. Meningkatkan Imunitas tubuh
Ada banyak cara untuk meningkatkan imunitas tubuh, salah satunya dengan mengonsumsi makanan kaya nutrisi dan antioksidan. Untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, Anda bisa mengonsumsi bulu babi yang mengandung asam amino esensial, vitamin A, dan berbagai senyawa bioaktif sebagai antioksidan.
Asam amino dan antioksidan berperan penting dalam membentuk sel imun, memaksimalkan fungsinya, dan melawan radikal bebas dalam tubuh. Vitamin A juga mendukung produksi sel darah putih yang membersihkan bakteri dalam aliran darah dan melawan bakteri yang menyerang mata, paru-paru, dan usus. Sistem imun yang kuat dan berfungsi dengan baik dapat melindungi Anda dari berbagai infeksi bakteri sehingga tidak mudah sakit, terutama saat musim flu dan batuk.
2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Manfaat bulu babi untuk meningkatkan daya tahan tubuh karena kaya akan kandungan protein dan asam amino. Padahal, makanan ini merupakan sumber protein utama bagi banyak warga pesisir.
Memenuhi kebutuhan protein harian tidak hanya membantu meningkatkan daya tahan tubuh, tetapi juga dapat meningkatkan massa dan kekuatan otot. Oleh karena itu, jika Anda bosan dengan daging sapi, ayam, dan ikan sebagai sumber protein, bulu babi bisa menjadi pilihan yang baik.
3. Fungsi penglihatan meningkat
Vitamin A yang berguna untuk fungsi penglihatan dapat diperoleh dari wortel, hati sapi, hati ayam, bayam dan lain-lain, dan juga dapat diperoleh dari bulu babi. 100 gram bulu babi bahkan mengandung lebih banyak vitamin A dibandingkan 100 gram bayam.
Vitamin ini merupakan komponen utama pembentuk pigmen pada retina mata dan berperan penting dalam mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata dan mengoptimalkan fungsi penglihatan.
Kekurangan vitamin A dalam tubuh dapat meningkatkan risiko rabun senja. Penyakit ini mengurangi penglihatan pada malam hari.
4. Dapat menambah berat badan
Bulu babi banyak mengandung lemak, namun menyehatkan. Pasalnya, bulu babi mengandung asam lemak omega-3 yang merupakan sumber lemak sehat.
Selain itu, hewan laut ini juga kaya akan nutrisi lain seperti protein, mineral, dan vitamin. Oleh karena itu, bulu babi bisa dimasukkan dalam pilihan makanan untuk menambah berat badan.
5. Menjaga Fungsi Otak
Salah satu kandungan nutrisi pada bulu babi adalah asam lemak omega-3. Lemak sehat ini berperan penting dalam membangun sel-sel di otak dan menunjang kinerja otak.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung omega-3 dapat mencegah penurunan kognitif, penyakit Alzheimer, dan demensia. Nutrisi ini juga dapat membantu mengurangi risiko kehilangan memori terkait usia.
6. Dapat mencegah terjadinya pertumbuhan sel kanker
Penelitian menunjukkan bahwa memakan kelenjar bulu babi mengurangi risiko kanker prostat dan usus besar. Manfaat ini karena kandungan senyawa bioaktif dengan sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antikanker.
Namun masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat bulu babi dalam menghambat pertumbuhan sel kanker.
Bulu babi kaya akan nutrisi dan bermanfaat bagi tubuh. Namun, apabilah Anda alergi terhadap protein makanan laut seperti udang, kepiting, tiram, kerang, dan cumi-cumi, sebaiknya pertimbangkan kembali untuk mengonsumsi bulu babi. Jika mengalami gejala alergi seperti kulit gatal, hidung tersumbat, wajah bengkak, pusing, diare, mual, atau muntah setelah makan bulu babi, hentikan konsumsi bulu babi. Jika gejala Anda menetap atau memburuk, Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....