Jarang Mandi Bisa Berdampak Buruk bagi Kesehatan
- 14 Jun 2026 20:39 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID,Talaud - Mandi merupakan bagian penting dari menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Meski terlihat sederhana, kebiasaan tidak mandi secara teratur dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari bau badan hingga risiko infeksi kulit.
Para ahli kesehatan dari " Kementrian Kesehatan RI " menjelaskan bahwa kulit manusia secara alami dihuni oleh berbagai mikroorganisme. Ketika seseorang jarang mandi, keringat, minyak, sel kulit mati, serta kotoran akan menumpuk dan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Kondisi ini dapat memicu munculnya bau badan yang tidak sedap dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Selain itu, penumpukan kotoran dan bakteri pada kulit dapat meningkatkan risiko iritasi, gatal-gatal, hingga infeksi kulit. Area tubuh yang lembap seperti ketiak, selangkangan, dan lipatan kulit menjadi lokasi yang paling rentan mengalami gangguan kesehatan apabila kebersihan tubuh tidak dijaga dengan baik.
Tidak mandi dalam waktu lama juga dapat memperparah masalah kulit seperti jerawat, komedo, dan biang keringat. Hal ini terjadi karena pori-pori kulit tersumbat oleh minyak dan kotoran yang menumpuk. Dalam kondisi cuaca panas dan lembap seperti di Indonesia, risiko tersebut dapat meningkat lebih cepat.
Untuk menjaga kesehatan kulit dan tubuh, masyarakat dianjurkan mandi secara teratur, terutama setelah beraktivitas berat atau berkeringat. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mengurangi penumpukan bakteri, menjaga kesehatan kulit, serta meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan diri dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....