Berikut Faktor yang Diduga Berperan Penyebab Endometriosis

  • 07 Jun 2026 22:26 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud - Endometriosis merupakan salah satu gangguan kesehatan reproduksi wanita yang hingga kini masih menjadi perhatian para ahli. Meski telah banyak penelitian dilakukan, penyebab pasti terjadinya endometriosis belum diketahui secara jelas.

Para peneliti menduga terdapat beberapa faktor yang dapat memicu tumbuhnya jaringan endometrium di luar Rahim dikutip dari alodokter.com Minggu 7 Juni 2026. Salah satu teori yang paling banyak dikaji adalah gangguan aliran darah menstruasi atau retrograde menstruation. Kondisi ini terjadi ketika sebagian darah menstruasi mengalir kembali melalui tuba falopi ke rongga panggul sehingga membawa sel-sel endometrium ke luar rahim.

Selain itu, gangguan pada sistem kekebalan tubuh juga diduga berperan dalam perkembangan endometriosis. Sistem imun yang tidak bekerja secara optimal dapat menyebabkan tubuh gagal mengenali dan menghancurkan jaringan endometrium yang tumbuh di lokasi yang tidak semestinya.

Faktor lain yang juga menjadi perhatian para ahli adalah perubahan pada sel yang belum matang atau sel embrionik. Perubahan tersebut diduga dapat menyebabkan sel berkembang menjadi jaringan menyerupai endometrium di luar rahim.

Penelitian juga menunjukkan kemungkinan terjadinya perubahan pada selaput pelindung rongga perut bagian dalam atau peritoneum. Perubahan ini dapat memicu terbentuknya jaringan endometrium di area rongga panggul.

Selain itu, perpindahan sel endometrium ke bagian tubuh lain juga diduga menjadi salah satu penyebab endometriosis. Perpindahan tersebut dapat terjadi melalui aliran darah atau sistem getah bening.

Beberapa tindakan operasi, seperti operasi Caesar dan histerektomi, juga disebut berpotensi memicu perpindahan sel endometrium ke area bekas sayatan. Sel-sel tersebut kemudian dapat tumbuh dan berkembang di luar rahim.

Meskipun berbagai faktor telah diidentifikasi sebagai kemungkinan penyebab, para ahli menegaskan bahwa penelitian mengenai endometriosis masih terus berlangsung untuk memahami mekanisme terjadinya penyakit ini secara lebih mendalam. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan upaya pencegahan dan pengobatan endometriosis dapat semakin efektif di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....