Kembali Berlari usai Melahirkan Harus Bertahap
- 07 Jun 2026 17:00 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Aktivitas lari menjadi pilihan banyak perempuan untuk kembali meningkatkan kebugaran setelah melahirkan. Namun para ahli mengingatkan bahwa olahraga berdampak tinggi tersebut tidak boleh dilakukan secara terburu-buru karena tubuh masih membutuhkan waktu untuk pulih sepenuhnya pascapersalinan.
Berdasarkan hasil konsensus internasional yang dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine, ibu yang baru melahirkan umumnya disarankan menunggu sekitar 12 minggu sebelum kembali berlari. Rentang waktu tersebut diperlukan untuk memulihkan fungsi otot inti, dasar panggul, serta jaringan tubuh yang mengalami perubahan selama kehamilan dan persalinan.
Penelitian lain yang dimuat dalam jurnal Sports Health menegaskan bahwa proses kembali berlari harus dilakukan secara bertahap. Tahapan yang dianjurkan meliputi berjalan kaki, latihan penguatan otot perut dan panggul, kemudian dilanjutkan dengan kombinasi jalan dan lari sebelum meningkatkan intensitas latihan.
Para peneliti menyebutkan bahwa memaksakan diri melakukan aktivitas berintensitas tinggi terlalu cepat dapat meningkatkan risiko nyeri pada punggung, panggul, hingga gangguan fungsi dasar panggul. Karena itu pemantauan kondisi tubuh menjadi faktor penting selama masa pemulihan.
Survei terhadap lebih dari 500 pelari pascamelahirkan menunjukkan sebagian besar responden baru kembali melakukan lari pertama sekitar 12 minggu setelah persalinan. Meski demikian tidak semua langsung mampu mencapai performa seperti sebelum hamil sehingga peningkatan beban latihan perlu dilakukan secara bertahap.
Apabila muncul keluhan seperti nyeri, rasa berat pada area panggul, atau kebocoran urine saat beraktivitas, ibu dianjurkan menghentikan latihan dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Pendampingan profesional dapat membantu memastikan proses kembali berolahraga berlangsung aman dan sesuai kondisi masing-masing individu.
Dengan pendekatan yang tepat aktivitas lari setelah melahirkan dapat memberikan manfaat bagi kebugaran fisik maupun kesehatan mental tanpa mengganggu proses pemulihan tubuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....