Bidan Amelia Bangga Membantu Layani Kesehatan Masyarakat Talaud

  • 27 Mei 2026 16:27 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud — Dedikasi selama 23 tahun menjalankan profesi sebagai bidan di wilayah perbatasan membawa Amelia Amage dipercaya menjadi Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kepulauan Talaud.

Pengabdian panjangnya dalam pelayanan kesehatan masyarakat menjadikan dirinya sosok yang dikenal dekat dengan warga, khususnya di daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis cukup berat.

Profesi kesehatan telah menjadi panggilan hidup Amelia sejak kecil. Ia tumbuh di Pulau Salibabu, Lirung, Kabupaten Kepulauan Talaud, tepat di samping fasilitas kesehatan.

Lingkungan tersebut membentuk kepeduliannya terhadap pelayanan kesehatan dan mendorongnya memilih profesi bidan sebagai jalan pengabdian kemanusiaan.

Selama menjalankan tugas, Amelia dikenal aktif memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat.

Di tengah keterbatasan infrastruktur jalan dan transportasi sekitar dua dekade silam, dirinya harus melakukan pelayanan jemput bola ke rumah-rumah warga.

Pelayanan tersebut terutama dilakukan untuk kegiatan posyandu, imunisasi anak, hingga pemeriksaan kesehatan bagi lanjut usia.

Menurut Amelia, menyelamatkan nyawa seseorang merupakan situasi yang sangat genting dan penuh tantangan.

Ia mengaku pernah mengalami kondisi saat pasien harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan, namun penanganan tidak dapat dilakukan dengan cepat karena keterbatasan sarana dan akses transportasi.

Situasi tersebut bahkan membuat dirinya tak mampu menahan kesedihan melihat kondisi pasien.

“Sebagai tenaga kesehatan, tentu ada rasa sedih ketika pasien membutuhkan pertolongan cepat namun terkendala akses dan fasilitas,” ujarnya.

Tak hanya menghadapi tantangan geografis, Amelia juga harus menghadapi berbagai dinamika sosial di tengah masyarakat.

Dalam menjalankan kunjungan pelayanan kesehatan, dirinya mengaku tidak selalu diterima dengan baik oleh warga. Bahkan, penolakan pernah dialaminya saat memberikan pelayanan dari rumah ke rumah.

Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat pengabdiannya. Baginya, profesi kesehatan merupakan bentuk keterpanggilan untuk membantu sesama sebagai bagian dari nilai kemanusiaan.

Kini, dengan diterapkannya sistem pelayanan kesehatan yang mewajibkan pemeriksaan dilakukan di fasilitas kesehatan minimal di puskesmas,

Amelia menilai pelayanan menjadi lebih efektif dan cepat dalam penanganan pasien. Menurutnya, kebijakan tersebut membantu tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat di wilayah kepulauan.

Pengabdian panjang Amelia Amage menjadi bukti nyata perjuangan tenaga kesehatan di daerah perbatasan dalam menghadirkan pelayanan bagi masyarakat, meski harus menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....