Berbagai Faktor Penyebab Encopresis pada Anak Perlu Diwaspadai
- 17 Mei 2026 08:28 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, TALAUD - Encopresis pada anak umumnya terjadi akibat sembelit atau konstipasi yang berlangsung dalam waktu cukup lama. Kondisi ini ditandai dengan frekuensi buang air besar (BAB) yang jarang, biasanya kurang dari tiga kali dalam seminggu, disertai tekstur tinja yang keras sehingga menimbulkan rasa sakit saat BAB.
Rasa tidak nyaman tersebut sering membuat anak memilih menahan keinginan BAB. Kebiasaan ini dapat menyebabkan tinja menumpuk di usus besar. Jika berlangsung terus-menerus, usus besar dan rektum bisa mengalami pembengkakan. Akibatnya, otot anus tidak lagi mampu menahan tinja dengan baik, sehingga tinja dapat keluar tanpa disadari dikutip dari alodokter.com Minggu 17 Mei 2026.
Selain sembelit, encopresis juga dapat dipicu oleh beberapa gangguan kesehatan lain maupun faktor psikologis. Beberapa kondisi medis yang dapat menjadi penyebab antara lain gangguan gerakan usus besar atau inersia kolon, kerusakan saraf pada saluran pencernaan, infeksi atau robekan pada rektum, hingga Hirschsprung disease dalam derajat ringan.
Faktor psikologis juga berperan dalam munculnya encopresis. Anak yang mengalami trauma saat proses toilet training, perubahan lingkungan seperti mulai masuk sekolah, atau tekanan emosional tertentu dapat mengalami stres yang memengaruhi kemampuan mengontrol BAB. Dalam beberapa kasus, encopresis juga dapat berkaitan dengan Oppositional Defiant Disorder atau ODD.
Para orang tua diimbau untuk mengenali tanda-tanda awal encopresis dan segera mencari bantuan medis apabila anak mengalami kesulitan BAB atau buang air besar di luar toilet secara berulang. Penanganan sejak dini dinilai penting untuk mencegah dampak fisik maupun emosional pada anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....