Waspada Eklamsia pada Ibu Hamil, Kenali Penyebab dan Faktor Risikonya
- 11 Mei 2026 14:54 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, TALAUD - Eklamsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang serius dan perlu mendapat perhatian khusus. Kondisi ini biasanya diawali dengan preeklamsia, yaitu gangguan kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan tanda kerusakan organ, kemudian berkembang menjadi kejang yang dapat membahayakan ibu maupun bayi.
Hingga saat ini, penyebab pasti preeklamsia dan eklamsia masih belum diketahui secara jelas. Menurut alodokter.com dikutip senin 11 Mei 2026, para ahli menduga kondisi ini berkaitan dengan adanya gangguan pada pembentukan dan fungsi plasenta selama masa kehamilan.
Selain itu, terdapat sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya preeklamsia maupun eklamsia. Di antaranya adalah ibu yang memiliki riwayat preeklamsia pada kehamilan sebelumnya, memiliki anggota keluarga dengan riwayat preeklamsia atau eklamsia, serta kehamilan pada usia terlalu muda di bawah 20 tahun atau di atas 40 tahun.
Risiko juga lebih tinggi pada ibu hamil yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, penyakit ginjal, anemia sel sabit, obesitas, maupun penyakit autoimun seperti lupus dan sindrom antifosfolipid (APS). Tidak hanya itu, kehamilan kembar serta kehamilan yang diperoleh melalui program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) juga disebut dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kondisi ini.
Tenaga kesehatan mengimbau para ibu hamil untuk rutin melakukan pemeriksaan kehamilan agar tanda-tanda preeklamsia dapat terdeteksi sejak dini, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko komplikasi dapat diminimalkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....