Dampak Konsumsi Kacang Kulit Berlebihan bagi Kesehatan

  • 28 Apr 2026 10:56 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud - Kacang tanah berkulit merupakan salah satu camilan yang banyak digemari karena kandungan gizinya yang cukup lengkap, mulai dari protein, lemak sehat, hingga berbagai vitamin dan mineral. Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi kacang tanah secara berlebihan tetap perlu dihindari karena dapat menimbulkan sejumlah dampak bagi kesehatan tubuh.

Dilansir dari Food and Agriculture Organization, salah satu risiko yang dapat terjadi adalah paparan aflatoksin, yaitu zat beracun yang dihasilkan oleh jamur Aspergillus yang dapat tumbuh pada kacang tanah yang disimpan dalam kondisi lembap. Paparan aflatoksin dalam jangka panjang diketahui berkaitan dengan gangguan fungsi hati dan peningkatan risiko penyakit tertentu.

National Institutes of Health menjelaskan bahwa, kacang tanah juga mengandung asam fitat yang termasuk dalam kelompok antinutrien. Jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, senyawa ini dapat menghambat penyerapan beberapa mineral penting seperti zat besi, kalsium, dan seng, sehingga berpotensi memengaruhi keseimbangan nutrisi dalam tubuh.

Konsumsi kacang tanah, terutama dalam bentuk yang telah diberi tambahan garam, juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan asupan natrium. Asupan natrium yang berlebihan diketahui dapat memicu kenaikan tekanan darah dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular apabila berlangsung dalam jangka panjang.

Pada sebagian individu, konsumsi kacang tanah dalam jumlah besar juga dapat memengaruhi kadar asam urat dalam darah. Hal ini perlu diperhatikan terutama bagi mereka yang memiliki kecenderungan atau riwayat gangguan asam urat, meskipun kacang tanah bukan termasuk sumber purin tinggi.

Oleh karena itu, konsumsi kacang tanah disarankan tetap dalam batas wajar. Porsi yang dianjurkan umumnya sekitar satu genggam per hari agar manfaatnya tetap dapat diperoleh tanpa meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....