Bahaya Konsumsi Gula Berlebih pada Anak

  • 21 Apr 2026 19:20 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orang tua agar lebih waspada terhadap asupan gula pada anak. Konsumsi berlebihan dapat memicu berbagai masalah kesehatan mulai dari kegemukan, kerusakan gigi, hingga peningkatan risiko diabetes tipe 2. Hal ini menjadi perhatian karena kebiasaan anak mengonsumsi makanan serta minuman manis di Indonesia cenderung meningkat.

Anggota Unit Kerja Koordinasi Nutrisi dan Penyakit Metabolik IDAI, dr. Klara Yuliarti, menyampaikan bahwa batas aman konsumsi gula harian pada anak adalah sekitar 25 gram atau setara lima sendok teh. Ia juga menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap istilah gula tersembunyi yang kerap terdapat dalam produk pangan olahan.

Menurutnya, kandungan gula sering dituliskan dengan berbagai istilah seperti sukrosa, fruktosa, atau corn syrup, sehingga tidak selalu mudah dikenali. Bahkan bahan tersebut bisa ditemukan pada produk yang tidak identik dengan rasa manis seperti saus atau mayones.

Di sisi lain, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendorong adanya label peringatan pada kemasan minuman dengan kadar gula tinggi. Langkah ini dinilai penting untuk membantu konsumen memahami kandungan produk secara lebih jelas.

Perwakilan YLKI Andjani Widya Hemasita menilai pembatasan promosi produk tinggi gula juga perlu diterapkan. Ia menambahkan masih banyak masyarakat yang kesulitan memahami informasi nilai gizi, ditambah ukuran tulisan pada label yang sering kali terlalu kecil sehingga sulit dibaca.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....