Kenali Penyebab dan Faktor Risiko Dry Socket setelah Cabut Gigi

  • 07 Apr 2026 19:45 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, TALAUD - Dry socket atau alveolar osteitis menjadi salah satu komplikasi yang perlu diwaspadai setelah tindakan cabut gigi. Kondisi ini terjadi ketika proses pembentukan atau keberadaan gumpalan darah di area bekas pencabutan mengalami gangguan, sehingga tulang dan saraf tidak terlindungi dengan baik.

Akibatnya, bagian tersebut menjadi terbuka dan rentan terpapar udara, makanan, serta bakteri dari lingkungan luar, yang dapat memicu rasa nyeri hebat hingga risiko infeksi seperti dilansir dari alodokter.com, Selasa 7 April 2026.

Hingga saat ini, penyebab pasti terganggunya pembentukan gumpalan darah pada kasus dry socket belum diketahui secara jelas. Meski demikian, para ahli mengidentifikasi sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kondisi ini.

Beberapa faktor risiko tersebut antara lain usia di atas 30 tahun serta jenis kelamin wanita, yang diketahui lebih rentan mengalami dry socket. Selain itu, kebiasaan merokok juga menjadi salah satu penyebab utama karena dapat mengganggu proses penyembuhan luka.

Penggunaan pil KB turut disebut sebagai faktor yang berpengaruh, diduga terkait perubahan hormon yang dapat memengaruhi proses pembekuan darah. Di samping itu, kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut juga dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada area bekas pencabutan.

Risiko dry socket juga lebih tinggi pada pasien yang menjalani pencabutan gigi bungsu, terutama jika prosedurnya sulit dan menyebabkan cedera berlebih pada jaringan sekitar. Kondisi infeksi di dalam mulut sebelum atau saat pencabutan gigi juga dapat memperburuk keadaan.

Tak hanya itu, seseorang yang pernah mengalami dry socket sebelumnya diketahui memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami kondisi serupa di kemudian hari.

Tenaga medis mengimbau masyarakat untuk memperhatikan faktor-faktor risiko tersebut serta mengikuti anjuran dokter gigi sebelum dan setelah pencabutan gigi. Langkah pencegahan yang tepat dinilai penting untuk mengurangi kemungkinan terjadinya dry socket dan mempercepat proses penyembuhan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....