Keringat Malam: Penyebab dan Tanda Bahaya

  • 07 Apr 2026 13:37 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud - Keringat berlebih saat tidur atau night sweats merupakan kondisi yang sering menimbulkan kekhawatiran terutama jika terjadi tanpa pengaruh suhu lingkungan. Dalam dunia medis fenomena ini didefinisikan sebagai produksi keringat yang berlebihan hingga membasahi pakaian atau tempat tidur. Kondisi tersebut dapat dialami oleh siapa saja dan memiliki berbagai penyebab mulai dari faktor ringan hingga gangguan kesehatan yang lebih serius.

Menurut National Health Service (NHS) salah satu penyebab umum adalah infeksi. Penyakit seperti tuberkulosis, HIV, maupun infeksi bakteri tertentu dapat memicu tubuh menghasilkan keringat berlebih di malam hari. Biasanya kondisi ini disertai gejala lain seperti demam, menggigil, atau rasa lemah. Respons tubuh terhadap infeksi menyebabkan sistem imun bekerja lebih aktif sehingga suhu tubuh meningkat dan memicu keluarnya keringat.

Selain itu perubahan hormon juga berperan penting. Pada wanita menopause sering menjadi faktor utama karena adanya fluktuasi hormon estrogen. Tidak hanya itu gangguan pada kelenjar tiroid atau kondisi hormonal lain juga dapat memengaruhi sistem pengatur suhu tubuh. Akibatnya tubuh menjadi lebih sensitif terhadap perubahan kecil sehingga memicu produksi keringat saat tidur.

Faktor lain yang turut berkontribusi adalah penggunaan obat-obatan tertentu dan gangguan metabolisme. Beberapa jenis obat seperti antidepresan atau penurun demam diketahui memiliki efek samping berupa peningkatan keringat. Di sisi lain kadar gula darah yang rendah terutama pada penderita diabetes juga dapat menyebabkan gejala serupa. Kondisi ini biasanya terjadi ketika tubuh mencoba menyeimbangkan kembali kadar glukosa.

Dalam beberapa kasus, keringat malam dapat menjadi tanda kondisi yang lebih serius seperti kanker tertentu khususnya limfoma. Gejala ini umumnya muncul bersamaan dengan penurunan berat badan tanpa sebab jelas, kelelahan, serta demam berkepanjangan. Oleh karena itu penting untuk memperhatikan tanda lain yang menyertai dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis apabila kondisi terjadi secara terus-menerus atau semakin memburuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....