Waspadai Dismenore Sekunder, Nyeri Haid Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius
- 29 Mar 2026 20:53 WIB
- Talaud
RR.CO.ID, TALAUD – Nyeri haid tidak selalu bersifat ringan dan normal. Pada beberapa kasus, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan serius yang dikenal sebagai dismenore sekunder.
Berbeda dengan dismenore primer yang dipicu oleh faktor hormonal, dismenore sekunder umumnya disebabkan oleh penyakit pada organ reproduksi wanita. Nyeri yang dirasakan biasanya lebih berat, berlangsung lebih lama, dan dapat muncul sebelum maupun selama menstruasi seperti dikutip dari alodokter.com Minggu, 29 Maret 2026.
| Baca juga: Cara Deteksi Penyakit Kanker Payudara |
Salah satu penyebab utama dismenore sekunder adalah Endometriosis, yaitu kondisi ketika jaringan yang seharusnya melapisi bagian dalam rahim justru tumbuh di luar rahim, seperti pada tuba falopi atau ovarium. Kondisi ini sering menimbulkan nyeri hebat, terutama saat menstruasi.
Selain itu, Adenomiosis juga menjadi faktor penyebab. Penyakit ini terjadi ketika jaringan lapisan dalam rahim tumbuh ke dalam otot dinding rahim, sehingga memicu peradangan dan rasa nyeri.
| Baca juga: Cara Mengatasi sakit Penyakit sakit Kepala |
Penyebab lainnya adalah Miom atau tumor jinak pada dinding rahim yang dapat menekan jaringan di sekitarnya. Sementara itu, Radang panggul akibat infeksi yang menyebar ke organ reproduksi juga dapat memicu nyeri hebat saat haid.
Tak hanya itu, penyempitan pada leher rahim turut menjadi salah satu faktor risiko. Kondisi ini menyebabkan aliran darah menstruasi terhambat, sehingga meningkatkan tekanan di dalam rahim dan menimbulkan rasa sakit.
Para ahli mengimbau agar wanita tidak mengabaikan nyeri haid yang tidak biasa. Jika rasa nyeri semakin parah, berlangsung lama, atau disertai gejala lain, segera lakukan pemeriksaan ke tenaga medis untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....