Waspada Campak pada Anak sejak Dini

  • 29 Mar 2026 15:03 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud - Campak masih menjadi salah satu penyakit menular yang sering menyerang anak-anak di Indonesia. Banyak orang tua menganggap penyakit ini ringan padahal campak dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan tepat. Dilansir dari Kementrian Kesehatan RI gejala awal biasanya berupa demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, hingga muncul ruam pada kulit beberapa hari kemudian. Kondisi ini lebih rentan terjadi pada anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

Penanganan awal di rumah sangat penting untuk membantu meredakan gejala dan meningkatkan kenyamanan anak. Salah satu langkah utama adalah menurunkan demam menggunakan obat seperti paracetamol atau ibuprofen sesuai dosis yang dianjurkan. Orang tua perlu berhati-hati dan tidak memberikan aspirin pada anak di bawah usia 16 tahun karena berisiko menimbulkan efek samping berbahaya.

Selain itu menjaga asupan cairan tubuh menjadi hal yang tidak kalah penting. Anak yang terkena campak berisiko mengalami dehidrasi akibat demam tinggi dan keringat berlebih. Oleh karena itu pastikan anak minum cukup air putih, jus buah, atau cairan sehat lainnya untuk menjaga keseimbangan tubuhnya.

Perawatan tambahan seperti menggunakan humidifier dapat membantu meredakan batuk dan ketidaknyamanan pada tenggorokan. Area mata juga perlu diperhatikan karena biasanya menjadi lebih sensitif dan berair. Membersihkan mata dengan lembut menggunakan kapas basah dapat membantu menjaga kebersihan dan mengurangi iritasi.

Terakhir, berikan anak waktu istirahat yang cukup dan lakukan isolasi sementara untuk mencegah penularan ke orang lain. Asupan vitamin A juga dianjurkan untuk membantu mengurangi risiko komplikasi. Dengan perawatan yang tepat dan perhatian penuh dari orang tua, proses pemulihan anak dari campak dapat berlangsung lebih optimal dan aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....