Waspada Kecanduan Alkohol, Ini Penyebab dan Gejalanya
- 14 Mar 2026 14:09 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Kecanduan alkohol merupakan suatu keadaan di mana individu memiliki ketergantungan terhadap alkohol dan merasa kesulitan untuk mengatur pemakaiannya. Terdapat beberapa istilah lain yang merujuk pada kondisi ini, seperti alkoholisme dan gangguan pemakaian alkohol.
Pola minum alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan masalah serius pada kesehatan serta kehidupan sosial individu. Namun, individu yang tergantung pada alkohol sering kali tidak mampu berhenti, meskipun mereka menyadari bahwa kebiasaan ini telah menimbulkan berbagai masalah.
Penyebab Kecanduan Alkohol
Dilansir dari Alodokter, kecanduan alkohol muncul karena konsumsi alkohol yang tinggi, yang cukup untuk menimbulkan perubahan kimia di dalam otak. Perubahan ini meningkatkan perasaan puas ketika mengonsumsi alkohol, mendorong individu untuk terus meminumnya.
Seiring berjalannya waktu, rasa puas dari mengonsumsi alkohol akan memudar. Karena itu, mereka yang kecanduan akan terus minum agar terhindar dari gejala putus zat yang mungkin muncul saat mereka tidak mengonsumsi alkohol.
Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kecanduan alkohol, yaitu:
- Faktor psikologis, seperti tekanan emosional, rasa putus asa, dan kesulitan beradaptasi
- Faktor sosial, seperti desakan dari orang lain untuk minum serta kemudahan akses untuk mendapatkan alkohol
- Faktor lingkungan, contohnya berada di komunitas yang menganggap konsumsi alkohol berlebih sebagai hal yang biasa
- Faktor genetik, seperti memiliki orang tua yang mengalami masalah kecanduan alkohol
Gejala Kecanduan Alkohol
Alkohol adalah zat kimia yang dapat menimbulkan berbagai dampak pada tubuh. Dampak yang ditimbulkan bisa bervariasi, dari ringan hingga berat, dan dapat bersifat sementara atau berkepanjangan.
Berikut adalah beberapa tanda yang menunjukkan seseorang mengalami kecanduan alkohol:
- Tidak bisa mengontrol jumlah alkohol yang diminum
- Berkeinginan untuk mengurangi konsumsi alkohol tetapi tidak berhasil
- Sebagian besar waktu digunakan untuk minum alkohol atau memulihkan diri dari efeknya
- Memiliki rasa ingin yang sangat kuat untuk minum alkohol
- Tidak dapat memenuhi tanggung jawab di sekolah, tempat kerja, atau rumah akibat konsumsi alkohol
- Tetap mengonsumsi alkohol meskipun sudah menimbulkan masalah fisik atau sosial
- Mengurangi aktifitas sosial, pekerjaan, atau hobi demi mengutamakan waktu untuk minum alkohol
- Minum alkohol dalam situasi berbahaya, seperti saat mengemudi atau berenang
- Mengalami peningkatan toleransi terhadap alkohol, sehingga perlu mengonsumsi lebih banyak untuk merasakan efek yang sama
- Mengalami gejala putus alkohol, seperti mual, berkeringat, dan gemetar, ketika tidak mengonsumsi alkohol, sehingga merasa perlu untuk terus meminum dalam jumlah besar guna menghindari gejala tersebut
Dalam beberapa kasus, individu yang kecanduan alkohol dapat mengalami keracunan alkohol. Keracunan ini terjadi akibat tingginya kadar alkohol dalam darah. Semakin tinggi kadar alkohol, semakin berat gejala yang dapat dialami.
Keracunan alkohol bisa mengakibatkan perubahan perilaku dan masalah mental, seperti suasana hati yang tidak stabil, kesulitan berbicara, perilaku yang tidak pantas, serta kesulitan berkonsentrasi dan mengukur situasi, serta koordinasi tubuh yang buruk.
Keracunan alkohol juga dapat menyebabkan hilangnya ingatan terhadap peristiwa-peristiwa tertentu, yang dikenal sebagai blackout. Kadar alkohol yang sangat tinggi dalam darah dapat menyebabkan koma atau bahkan berujung pada kematian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....