Waspada! Ini Faktor Risiko Demensia Vaskular yang Perlu Diketahui

  • 27 Feb 2026 18:04 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, TALAUD – Demensia vaskular menjadi salah satu jenis demensia yang banyak terjadi pada usia lanjut. Penyakit ini berkaitan erat dengan gangguan aliran darah ke otak akibat kerusakan pembuluh darah. Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa terdapat sejumlah faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami kondisi ini.

Mengutip alodokter.com Jumat 27 Februari 2026, Salah satu faktor utama Demensia vaskular adalah usia lanjut, terutama di atas 75 tahun. Seiring bertambahnya usia, elastisitas pembuluh darah menurun sehingga risiko gangguan sirkulasi darah ke otak semakin besar.

Riwayat penyakit kardiovaskular juga menjadi perhatian serius. Seseorang yang pernah mengalami serangan jantung atau stroke memiliki risiko lebih tinggi terkena demensia vaskular. Kondisi seperti Stroke dapat menyebabkan kerusakan jaringan otak yang berdampak pada fungsi kognitif.

Selain itu, kadar kolesterol tinggi dapat memicu penumpukan plak pada pembuluh darah (aterosklerosis), sehingga mempersempit aliran darah menuju otak. Penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung juga berperan besar dalam meningkatkan risiko gangguan ini.

Gangguan irama jantung atau Aritmia turut menjadi faktor pemicu. Irama jantung yang tidak normal dapat mengganggu kelancaran aliran darah, termasuk suplai darah ke otak.

Gaya hidup tidak sehat pun memperburuk risiko. Kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, serta obesitas diketahui dapat merusak pembuluh darah dan mempercepat gangguan kognitif. Konsumsi alkohol berlebihan dalam jangka panjang juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kerusakan otak.

Tak kalah penting, faktor genetik turut berpengaruh. Individu yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat demensia lebih berisiko mengalami kondisi serupa.

Tenaga kesehatan mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, serta mengontrol tekanan darah, gula darah, dan kolesterol guna menekan risiko demensia vaskular sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....