Tips Olahraga Aman saat Puasa

  • 24 Feb 2026 16:32 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud - Menjalani ibadah puasa bukan berarti harus menghentikan aktivitas fisik sepenuhnya. Justru olahraga tetap dibutuhkan untuk menjaga kebugaran, memperlancar metabolisme, serta mempertahankan daya tahan tubuh. Pemilihan jenis olahraga dan waktu pelaksanaannya perlu disesuaikan agar tubuh tidak mudah lelah atau mengalami dehidrasi.

Saat berpuasa tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman dalam waktu yang cukup lama. Oleh karena itu aktivitas fisik yang dilakukan sebaiknya berintensitas rendah hingga sedang. Dilansir dari Dirjen Keslan Kemenkes, olahraga ringan membantu menjaga kebugaran tanpa membuat tubuh bekerja terlalu keras.

Salah satu pilihan yang paling aman dan mudah dilakukan adalah jalan kaki. Aktivitas ini tidak memerlukan peralatan khusus, dapat dilakukan di mana saja, serta relatif tidak menguras energi. Jalan kaki santai di sore hari menjelang waktu berbuka juga bisa menjadi cara menyenangkan untuk mengisi waktu sambil menunggu azan magrib.

Selain itu latihan seperti yoga dan tai chi dapat menjadi alternatif yang baik. Gerakan yang lembut dan terkontrol membantu meningkatkan fleksibilitas, menjaga keseimbangan, serta memberikan efek relaksasi pada pikiran. Dengan tubuh yang lebih rileks puasa pun dapat dijalani dengan lebih nyaman.

Pilates dan peregangan (stretching) juga layak dipertimbangkan. Jenis latihan ini berfokus pada kekuatan otot inti, postur tubuh, serta kelancaran sirkulasi darah. Gerakannya sederhana dan tidak memerlukan energi besar sehingga aman dilakukan selama berpuasa.

Bagi yang ingin aktivitas sedikit lebih dinamis, bersepeda santai atau jogging ringan dapat menjadi pilihan. Pastikan durasinya singkat dan intensitasnya tetap rendah dan waktu terbaik untuk berolahraga saat puasa umumnya adalah menjelang berbuka sehingga energi yang terpakai dapat segera digantikan dengan asupan makanan dan minuman.

Selain memperhatikan jenis olahraga, pola makan dan hidrasi juga memegang peranan penting. Saat sahur dan berbuka konsumsilah makanan dengan gizi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, lemak sehat, sayuran, dan buah-buahan. Asupan ini membantu menjaga stamina serta mendukung pemulihan tubuh setelah beraktivitas.

Kebutuhan cairan juga tidak boleh diabaikan. Disarankan untuk memenuhi kebutuhan sekitar dua liter air atau setara delapan gelas per hari. Pembagiannya dapat dilakukan dengan dua gelas saat sahur, dua gelas saat berbuka, dan empat gelas di malam hari. Pola ini membantu mencegah dehidrasi selama menjalankan puasa.

Yang terpenting, dengarkan sinyal tubuh. Jika muncul rasa pusing, lemas berlebihan, atau tanda-tanda dehidrasi segera hentikan aktivitas dan beristirahatlah. Menjaga kesehatan tetap menjadi prioritas utama agar ibadah puasa dapat dijalani dengan optimal.

Dengan memilih olahraga yang tepat, mengatur waktu yang sesuai, serta menjaga pola makan dan minum, tubuh akan tetap bugar dan puasa pun dapat berlangsung dengan lancar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....