Chikungunya Disebabkan Virus yang Ditularkan Nyamuk Aedes
- 31 Des 2025 12:03 WIB
- Talaud
KBRN, Talaud: Penyakit chikungunya kembali menjadi perhatian masyarakat seiring meningkatnya kasus penyakit yang ditularkan oleh nyamuk. Chikungunya diketahui disebabkan oleh virus chikungunya yang dibawa dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus seperti dilansir dari alodokter rabu (31/12/2025).
Kedua jenis nyamuk tersebut juga dikenal sebagai vektor penyakit lain, seperti demam berdarah dengue dan virus Zika. Nyamuk Aedes umumnya aktif menggigit pada siang hingga malam hari, sehingga risiko penularan dapat terjadi kapan saja, terutama di lingkungan dengan sanitasi yang kurang baik.
Penularan chikungunya terjadi ketika nyamuk Aedes menggigit seseorang yang telah terinfeksi virus. Virus tersebut kemudian berkembang di dalam tubuh nyamuk dan dapat ditularkan kepada orang lain melalui gigitan berikutnya. Meski demikian, chikungunya tidak menular secara langsung dari manusia ke manusia, melainkan hanya melalui perantara nyamuk.
Penyakit ini dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia. Namun, sejumlah kelompok memiliki risiko lebih tinggi mengalami infeksi chikungunya, di antaranya bayi baru lahir, lansia berusia 65 tahun ke atas, serta individu dengan kondisi medis tertentu seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.
Para ahli kesehatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari gigitan nyamuk, sebagai langkah penting dalam mencegah penularan chikungunya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....