Mengenal Bahaya Racun Dari Serangga Untuk Tubuh

  • 21 Okt 2025 12:20 WIB
  •  Talaud

KBRN,Talaud : Serangga adalah kelompok hewan invertebrata yang termasuk dalam kelas Insecta, ciri utamanya adalah memiliki tiga pasang kaki bersendi yang terhubung ke bagian dada (toraks), serta tubuh yang terbagi menjadi tiga bagian utama: kepala, dada (toraks), dan perut (abdomen). Hewan ini memiliki rangka luar yang keras dan merupakan kelompok hewan yang paling beragam dan berjumlah banyak di Bumi, mencakup lebih dari satu juta spesies yang dikenal.

Racun serangga berbahaya bagi tubuh manusia karena dapat menyebabkan keracunan akut maupun kronis dengan gejala mulai dari iritasi kulit, gangguan pernapasan, hingga efek jangka panjang seperti masalah neurologis, gangguan metabolisme, masalah kesuburan, dan peningkatan risiko kanker. Anak-anak dan ibu hamil merupakan kelompok yang lebih rentan terhadap efek racun serangga.

Menurutu Alodokter Gejala keracunan akut (jangka pendek) :

  • Saluran pernapasan: Batuk, sesak napas, produksi air liur berlebihan, dan bronkospasme berat.
  • Sistem saraf: Kejang, tremor, pusing, hilang kewaspadaan, dan kesulitan berkonsentrasi.
  • Pencernaan: Mual, muntah, sakit perut, dan kram.
  • Fisik lainnya: Gatal pada kulit atau sensasi terbakar, mata berair, pupil mengecil, penglihatan kabur, jantung berdebar, dan pingsan.

Efek jangka panjang (kronis)

  • Masalah neurologis: Kelemahan otot, kedutan otot, penurunan konsentrasi dan daya ingat, serta gangguan stres pasca trauma.
  • Gangguan metabolisme: Peningkatan gula darah (hiperglikemia) dan radang pankreas (pankreatitis).
  • Masalah kesuburan: Penurunan kualitas sperma pada pria dan risiko masalah perkembangan janin pada wanita hamil.
  • Peningkatan risiko kanker: Beberapa studi menunjukkan kaitan antara paparan pestisida jangka panjang dengan peningkatan risiko kanker.
  • Gangguan hormonal dan imun: Ketidakseimbangan hormon dan gangguan sistem kekebalan tubuh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....