Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Tanda Serangan Jantung
- 14 Apr 2025 15:23 WIB
- Talaud
KBRN, Talaud: Meski rasa nyeri kerap dianggap bagian normal dari proses penuaan para ahli kesehatan mengingatkan bahwa nyeri lengan kiri yang tiba-tiba atau tidak biasa dapat menjadi pertanda kondisi serius seperti serangan jantung.
Melansir dari halodoc.com serangan jantung terjadi ketika sebagian otot jantung mati atau rusak akibat kekurangan pasokan oksigen. Penyebab paling umum adalah penyempitan arteri koroner karena penumpukan kolesterol dan plak lemak. Bila plak ini pecah aliran darah ke jantung dapat terhenti secara tiba-tiba dan memicu serangan jantung.
Nyeri di lengan kiri merupakan salah satu gejala klasik dari serangan jantung meskipun tidak terjadi kerusakan langsung pada otot lengan ini menjelaskan bahwa hal tersebut disebabkan oleh fenomena yang dikenal sebagai nyeri yang dirujuk (referred pain). Saraf yang membawa sinyal nyeri dari jantung dan dari lengan berakhir di bagian otak yang sama sehingga otak sulit membedakan sumber pastinya.
Gejala lain yang patut diwaspadai mencakup:
1. Ketidaknyamanan di tengah dada seperti tekanan atau rasa penuh yang berlangsung lebih dari beberapa menit atau hilang dan kembali.
2. Rasa sakit atau mati rasa di punggung, leher, rahang, atau perut bagian bawah.
3. Sesak napas baik disertai nyeri dada maupun tidak.
4. Gangguan pencernaan, mual, atau muntah.
5. Pusing, keringat dingin, dan wajah memerah.
Khususnya pada wanita gejala serangan jantung bisa berbeda dengan pria. Mereka lebih mungkin mengalami gejala seperti mual, nyeri rahang, atau ketidak nyamanan di punggung ketimbang nyeri dada yang khas.
Mengingat betapa miripnya gejala serangan jantung dengan kondisi ringan seperti gangguan pencernaan atau stres, banyak orang yang keliru dan menunda mendapatkan bantuan medis. Padahal penanganan cepat bisa menyelamatkan nyawa.
Bila seseorang tiba-tiba mengalami kombinasi gejala seperti nyeri lengan kiri, sesak napas, mual, atau nyeri di bagian tubuh lain yang tidak biasa sangat disarankan untuk segera mencari pertolongan medis.
Di ruang gawat darurat tim medis biasanya akan melakukan serangkaian pemeriksaan seperti elektrokardiogram (EKG), tes darah, rontgen dada, atau pemindaian CTA. Dalam beberapa kasus kateterisasi jantung dilakukan untuk mengevaluasi tingkat penyumbatan arteri.
Sementara itu nyeri lengan juga bisa disebabkan oleh cedera atau gangguan otot dan sendi. Meski tidak mengancam jiwa kondisi tersebut tetap memerlukan pemeriksaan medis guna mencegah kerusakan lebih lanjut dan mempercepat proses penyembuhan.
Jangan abaikan nyeri lengan kiri terutama jika disertai gejala-gejala lain yang mencurigakan. Deteksi dini dan penanganan tepat dapat menjadi pembeda antara hidup dan mati.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....