Bulan Purnama Hiasi Langit Agustus

  • 29 Agt 2026 09:13 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud - Bulan purnama yang dikenal sebagai Sturgeon Moon mencapai puncaknya pada Jumat, 28 Agustus 2026, sebagai salah satu fenomena astronomi yang menghiasi langit Agustus. Fenomena ini terjadi ketika Bulan berada pada fase purnama dan dapat dinikmati masyarakat Indonesia setelah Matahari terbenam.

Sebutan Sturgeon Moon merupakan nama tradisional untuk Bulan purnama Agustus yang berasal dari masyarakat adat Amerika Utara. Nama tersebut berkaitan dengan musim ketika ikan sturgeon lebih mudah ditangkap khususnya di kawasan Great Lakes.

Berdasarkan data astronomi, puncak purnama terjadi sekitar pukul 14.18 WIB pada 28 Agustus. Karena waktunya berlangsung pada siang hari di Indonesia, masyarakat dapat melihat Bulan dalam kondisi purnama pada malam harinya setelah terbit di langit.

Fenomena ini juga bertepatan dengan Gerhana Bulan Sebagian. National Aeronautics and Space Administration (NASA) menjelaskan bahwa pada puncak gerhana sekitar 93 persen diameter Bulan masuk ke dalam bayangan inti Bumi atau umbra. Kondisi tersebut dapat membuat bagian Bulan terlihat lebih gelap dengan warna kecokelatan atau tembaga.

Namun, masyarakat Indonesia tidak dapat menyaksikan proses gerhana tersebut secara langsung. BMKG menyatakan wilayah Indonesia berada di luar area visibilitas karena saat gerhana berlangsung posisi Bulan berada di bawah ufuk bagi pengamat di Indonesia. Gerhana berlangsung sekitar 5 jam 38 menit dan dapat disaksikan dari sejumlah wilayah Amerika, Afrika, Eropa serta sebagian Asia.

Dengan demikian, yang dapat dinikmati masyarakat Indonesia pada malam 28 Agustus adalah penampakan Sturgeon Moon sebagai Bulan purnama, bukan proses gerhana Bulannya. Fenomena ini tetap menjadi kesempatan menarik bagi masyarakat untuk melakukan pengamatan langit, terutama dari lokasi yang minim polusi cahaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....