PKM Unima Kenalkan Irigasi Tetes Hadapi Musim Panas

  • 03 Agt 2025 16:20 WIB
  •  Talaud

KBRN, Manado: Jurusan Fisika FMIPAK Universitas Negeri Manado memperkenalkan teknologi irigasi tetes sebagai solusi menghadapi cuaca panas ekstrem dan krisis air yang melanda lahan pertanian.

Inovasi ini diperkenalkan melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat atau PKM yang berlangsung selama dua hari, dari tanggal 1 hingga 2 Agustus 2025, di dua lokasi: Kedai Sedap Malam dan Kebun Kembuan, Tondano.

Kegiatan ini bertajuk Pemberdayaan Kelompok Tani Pa Wali Walian melalui Implementasi Sistem Irigasi Tetes Berbasis Konsep Fluida dan diikuti oleh 25 peserta, terdiri dari petani, dosen, mahasiswa, dan warga sekitar.

Program ini merupakan bagian dari skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Ketua Kelompok Tani, Hamsah Banteng, menyambut baik pelatihan ini. Ia menyebut teknologi irigasi tetes yang sederhana namun efisien ini sangat membantu para petani dalam menghadapi keterbatasan air.

“Kami sangat terbantu. Cuaca sekarang panas luar biasa, air terbatas, tapi lewat pelatihan ini kami diajarkan bagaimana menyiram tanaman dengan efisien,” ujar Hamsah (2/8/2025).

Kegiatan hari pertama difokuskan pada diskusi kelompok dan penyampaian materi di dalam ruangan, sementara hari kedua dilakukan di lapangan, mencakup penanaman bibit cabai dan demonstrasi langsung sistem irigasi tetes.

Tim dosen pengusul yang terlibat antara lain Dr. Jeane Cornelda Rende sebagai Ketua Tim, bersama Dra. Theresje Mandang, dan Kamaruddin, S.Si., M.Si. Ketiganya merupakan dosen Jurusan Fisika FMIPAK Unima.

Dengan pendekatan ilmiah dan teknologi tepat guna, Unima berharap dapat terus menjadi mitra strategis dalam membantu petani menghadapi dampak perubahan iklim dan mendorong pertanian berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....