Transformasi Digital Ubah Dunia Kerja

  • 19 Mei 2025 06:56 WIB
  •  Talaud

KBRN, Talaud: Perkembangan teknologi digital terus mengubah lanskap dunia kerja di berbagai sektor mulai dari media, industri, pertanian, hingga jasa. Otomatisasi dan kecerdasan buatan (AI) telah mengurangi kebutuhan akan tenaga kerja manusia di sejumlah bidang, memicu tantangan sekaligus peluang baru di era digital ini.

Ahli ketenagakerjaan Payaman Simanjuntak menegaskan bahwa fenomena ini bukanlah hal yang tiba-tiba terjadi, Ia menyebut transformasi ini sudah diprediksi sejak lebih dari satu dekade lalu.

“Pentingnya kesiapan pengusaha, pemerintah, dan pekerja dalam menghadapi perubahan ini sangat krusial. Pengusaha harus siap mengimplementasikan teknologi, pemerintah perlu menyiapkan program alih profesi, dan pekerja harus beradaptasi atau bahkan beralih profesi.” ujarnya saat diwawancarai PRO3 RRI.

Salah satu contoh nyata dampak digitalisasi adalah penurunan oplah surat kabar cetak dan semakin berkurangnya kios koran. Menurut Payaman masyarakat kini lebih memilih mengakses berita melalui platform digital seperti Google dan YouTube yang dianggap lebih cepat dan praktis.

Sebagai respons terhadap pergeseran ini Payaman menyarankan agar sektor pertanian dan energi dijadikan alternatif lapangan kerja baru. Ia menyebut Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan produksi pangan serta energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan gelombang laut.

"Pelatihan dan edukasi menjadi kunci untuk menghadapi transisi dunia kerja yang terus berubah, pemerintah diharapkan lebih aktif dalam membina dan memfasilitasi adaptasi tenaga kerja di era digital,” ucapnya.

Dengan langkah kolaboratif antara sektor pemerintah, swasta, dan masyarakat, diharapkan tantangan digitalisasi dapat dihadapi secara konstruktif membuka peluang baru bagi kemajuan ekonomi nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....