Bupati Talaud 'Warning' Pejabat Pemda Menjunjung Tinggi Integritas

  • 06 Mar 2026 10:57 WIB
  •  Talaud

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

RRI.CO.ID, Talaud - Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, menyampaikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah agar senantiasa menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan roda pemerintahan.

Ia menekankan bahwa penguatan pengendalian internal bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi utama untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan kewenangan yang dapat merugikan daerah. Welly menginstruksikan agar setiap elemen birokrasi bekerja secara transparan dan akuntabel guna memastikan kepercayaan publik tetap terjaga di wilayah paling utara Indonesia tersebut.

Selain aspek integritas, Kepala Daerah di Kabupaten perbatasan NKRI - Filipina menaruh perhatian serius pada profesionalisme aparatur sipil negara, terutama dalam menjaga netralitas di tengah dinamika sosial dan politik. Ditegaskan bahwa ASN harus tetap fokus pada tugas pokok dan fungsinya tanpa terpengaruh oleh kepentingan tertentu, sehingga kualitas pelayanan publik dapat terus ditingkatkan secara konsisten. Menurutnya, standar pelayanan yang tinggi adalah hak mutlak masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah sebagai bentuk pengabdian nyata.

Urgensi penguatan birokrasi ini didasari oleh posisi geografis Kabupaten Kepulauan Talaud yang sangat strategis sebagai beranda depan negara yang berbatasan langsung dengan wilayah internasional. Welly Titah berpendapat bahwa status sebagai daerah perbatasan menuntut ketahanan birokrasi yang jauh lebih tangguh dibandingkan daerah lainnya. Ia memperingatkan bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan adanya birokrasi yang lemah atau tidak kompeten karena hal tersebut akan menghambat kemajuan daerah.

Sebagai langkah ke depan, Bupati berkomitmen untuk membangun tatanan pemerintahan yang tidak hanya patuh pada aturan hukum, tetapi juga berorientasi penuh pada hasil dan kinerja nyata. Visi ini diharapkan mampu mengubah wajah birokrasi Talaud menjadi mesin penggerak pembangunan yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan kepatuhan terhadap regulasi sebagai kompas utama, ia optimis bahwa percepatan pembangunan di wilayah perbatasan dapat terwujud secara berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi warga setempat.

Rekomendasi Berita