BPS: Sulut Catat Deflasi Bulanan Terdalam 2025

  • 13 Sep 2025 19:57 WIB
  •  Talaud

KBRN, Manado : Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara mencatat pada Agustus 2025 terjadi deflasi sebesar 1,11 persen (month-to-month/mtm). Indeks Harga Konsumen (IHK) turun dari 109,50 pada Juli 2025 menjadi 108,28 pada Agustus 2025.

Meski secara bulanan terjadi deflasi, secara tahunan Sulawesi Utara masih mengalami inflasi 0,94 persen (year-on-year/yoy), dan secara tahun kalender (Januari–Agustus 2025) inflasi tercatat 0,93 persen.

Penyumbang Deflasi

Deflasi bulanan terbesar bersumber dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami penurunan harga hingga 3,94 persen dan memberikan andil deflasi 1,34 persen.

Kelompok lainnya yang turut menyumbang deflasi antara lain:

- Transportasi: deflasi 0,40 persen (andil 0,05 persen),

- Perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga: deflasi 0,33 persen (andil 0,01 persen),

- Informasi, komunikasi, dan jasa keuangan: deflasi 0,10 persen (andil 0,01 persen).

Beberapa komoditas yang dominan memberikan andil deflasi Agustus 2025 yaitu tomat (0,79 persen), cabai rawit (0,60 persen), daging babi (0,27 persen), cabai merah (0,08 persen), dan angkutan udara (0,04 persen).

Deflasi Menurut Wilayah

Seluruh empat kabupaten/kota cakupan IHK di Sulawesi Utara tercatat mengalami deflasi bulanan. Deflasi terdalam terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan sebesar 2,46 persen, sementara inflasi tahunan tertinggi tercatat di kota Kotamobagu sebesar 1,61 persen, dan yang terendah di Minahasa Selatan sebesar 0,24 persen.

BPS Sulut menegaskan bahwa perkembangan harga ini mencerminkan tren penurunan harga sejumlah bahan pangan, khususnya sayuran dan bumbu, yang memberi andil besar terhadap deflasi bulan Agustus 2025.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....