Kapolres: Turnamen E-Sport Bukti Transformasi Digital Polri di Hut Bhayangkara
- 19 Jun 2026 12:53 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Jelang hut Bhayangkara tahun 2026, Polri perbatasan bertransofmasi digital dengan menggandeng generasi muda daerah dalam kompetisi digital melalui turnamen E-sport Mobile Legend Bang Bang (MLBB) dengan memperebutkan berbagai hadiah dan sertifikat untuk pemenang.
Bertajuk Kapolres Cup, ajang ini dikatakan mampu membangun kekompakkan generasi muda daerah dalam membangun tim untuk menjaga kesatuan dan persatuan tanpa kekuatan fisik, tetapi lebih pada strategi pola pikir permainan digital.
Kapolres Kep. Talaud AKBP Arie Sulistyo Nugroho mengatakan, turnamen ini menjadi bagian dari HUT Bhayangkara di Talaud agar membuktikan generasi muda daerah diujung utara NKRI tidak disebut kurang paham digitalisasi, tetapi sudah memanfaatkan digitalisasi pada kemajuan daerah.
“Generasi muda ini kunci arah Pembangunan kedepan, karena generasi sekarang lebih banyak mengenal digitalisasi sehingga E-sport MLBB bisa merangkul generasi muda tersebut, dan ajang ini agar Polri daerah bisa lebih melekat dengan Masyarakat khususnya kaum muda,” ujar Kapolres saat berdialog dengan RRI, jumat 19 Juni 2026.
E-sport MLBB ini dikenal dengan permainan game, namun sebenarnya game ini sudah menjadi bagian olahraga dan sudah dipertandingkan secara global. Dikatakan kapolres turnamen ini dalam rangkaian HUT Bhayangkara juga nantinya akan menjaring atlet e-sport daerah untuk bisa berkompetisi secara nasional bahkan mengglobal.
“Ibarat sebuah arena pertandingan sepakbola dalam fakta atau realitanya, game ini juga sama tetapi hanya bisa dimainkan lewat digital, dan rata-ratanya generasi Gen Z yang menguasainya sebagian dimainkan generasi milenial, karena olahraga ini juga ada Teknik bermain, kekompakkan tim dan strategi permainannya untuk menjadi pemenang,” ucapnya.
Olahraga digital ini merubah kehidupan sekarang dari generasi ke generasi yang dikenal sekarang, generasi milenial, gen Z dan generasi Alfa.
“Daripada mereka kongko-kongko tidak jelas dan melakukan hal negative atau kenakalan bahkan ada yang membodohi mengakhiri hidupnya sendiri, jadi kami rangkul mereka melakukan hal positif walau hanya sebuah game digital agar mental mereka jadi bagus. ada manfaatnya dan harus ada Batasan waktunya juga,” katanya.
E-sport ini pada hut Bhayangkara di perbatasan kepulauan Talaud tahun 2026, membatasi usia pendaftar tim yakni usia 16-22 tahun atau usia yang sudah mengerti Batasan waktu, dan akan diperlombakan pada tanggal 27 Juni ini sebelum Hut Bhayangkara.
“Karena ini olahraga digital, jadi kami bekerjasama dengan pengurus organisasi olahraganya dari Koni Yakni PBESI Kepulauan Talaud dengan menyesuaikan arahan dari Mabes Polri, untuk pendaftaran Gratis alias tidak dipungut biaya,”katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....