Hari Reggae Internasional 1 Juli, Ini Sejarahnya

  • 30 Jun 2025 18:57 WIB
  •  Talaud

KBRN, Talaud : Hari Reggae Internasional diperingati setiap tahun pada tanggal 1 Juli. Genre musik ini berakar dari Jamaika dan menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya negara tersebut.

Reggae merupakan campuran dari musik rhythm and blues, calypso, Afrika, dan Amerika Latin. Musik ini memiliki ciri khas berupa ritme empat ketukan yang kuat, yang dimainkan oleh drum, conga, gitar bass, dan gitar listrik. Musik reggae juga menggunakan scraper, yaitu tongkat bergelombang yang digosok oleh musisi dengan tongkat biasa.

Sejarah Hari Reggae Internasional

National Today mencatat, Hari Reggae Internasional merupakan acara tahunan yang dirayakan di Kingston, Jamaika. Acara ini menghargai gaya musik yang dibawa ke dunia oleh Karibia. Meskipun bermula di sana, acara ini akhirnya menyebar ke setiap sudut dunia dan menyentuh hati para pecinta musik dengan ritmenya yang mudah dan santai.

Hari musik ini didirikan oleh Andrea Davis untuk menyelenggarakan pesta reggae global tahunan. Ia membayangkan acara semacam itu setelah berkunjung ke Kingston pada tahun 1991. Saat berada di sana, ia mendengar pidato Winnie Mandela tentang inspirasi yang diberikan musik reggae kepada rakyat Afrika Selatan dalam perjuangan mereka melawan apartheid.

Maka, Hari Reggae Internasional pertama kali diadakan pada tanggal 1 Juli 1994. Kini, banyak orang menyatakan bahwa musik reggae benar-benar berfungsi sebagai suara bagi mereka yang tertindas dan sebagai pelampiasan emosi.

Berasal dari Jamaika, musik reggae kini sangat populer di Amerika Serikat, Inggris Raya, dan Afrika. Genre musik ini telah melihat beberapa tokoh hebat membawanya ke tingkat yang lebih tinggi dan membuatnya sangat populer. Bob Marley dan Wailers yang terkenal dianggap sebagai artis reggae paling ikonik yang pernah ada, berkat upaya mereka dalam membawa musik reggae ke panggung internasional.

Hari Reggae Internasional dirayakan dengan penuh semangat dan kemeriahan yang menjaga semangat musik tetap utuh. Acara ini menyaksikan ribuan penggemar dan musisi berbondong-bondong datang ke negara ini dari berbagai belahan dunia untuk merayakan sejarah musik reggae yang menakjubkan, orang-orangnya, dan budayanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....