Remaja Manado dan Jebakan Narkoba

  • 14 Agt 2025 22:33 WIB
  •  Talaud

KBRN, Manado: Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Utara mengungkap kasus peredaran narkoba di kota Manado mulai dilirik jaringan peredaran narkoba nasional, setelah di temukan peredaran narkoba di Manado baru-baru ini.

Peredaran narkoba tersebut ditemukan bukan dari bandar lokal bersifat orang dewasa, namun diamankan pada remaja di daerah yang masih berstatus pelajar di salah satu SMA di kota manado.

Dokter Tommy Sumampouw dari BNNP Sulut menyebut temuan peredaran narkoba pada salah satu anak remaja tersebut mengungkapkan sindikat perngedar narkoba yang masih dalam proses pengembangan.

Diapun mengatakan peredaran yang dilakukan melalui generasi muda ini menjadi modus baru, pasalnya anak muda yang diamankan ternyata membangun jejaring sampai diluar kota Manado dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi.

“Ini modus baru, Mereka memanfaatkan generasi muda untuk menjalankan peredaran, bahkan membangun jaringan hingga ke luar kota Manado dengan bantuan teknologi melalui anak ini,” ujar Tommy (14/8/2025).

Pengungkapan kasus pengedar narkoba dikalangan remaja dan pemuda di kota Manado disayangkan oleh generasi muda lain, seperti dikatakan Natania Rondonuwu siswa SMK Negeri 1 Airmadidi.

“Kami seharusnya fokus belajar, bukan terjerat hal-hal seperti ini. Sayang sekali kalau masa depan hancur karena narkoba, karena sepengetahuan saya Narkoba merusak fisik seseorang,” katanya.

Tokoh Agama di Manado pun, Diaken Zena menyesalkan peredaran barang haram ini ternyata mulai dilakukan oleh anak di bawah umur, biasanya ditemukan pada orang dewasa kini pada anak muda yang masih bersifat remaja, sehingga perlu perhatian dari semua orang tua khususnya pada anak-anak mereka yang memiliki perilaku yang berbeda dari biasanya dalam lingkungan sosial pergaulan dan Pendidikan.

“Biasanya kasus narkoba melibatkan orang dewasa. Sekarang, anak-anak remaja sudah ikut. Ini alarm bagi orang tua untuk lebih memperhatikan anaknya, apalagi jika ada perubahan perilaku yang mencurigakan,” katanya mengakhiri.

Kasus ini menjadi gambaran betapa narkoba tak lagi mengenal batas usia. Di tengah perkembangan teknologi dan pergaulan yang kian terbuka, ancaman itu bisa hadir tanpa disadari.

Bagi BNNP Sulut, langkah ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga panggilan untuk melindungi generasi masa depan bangsa.

Rekomendasi Berita