Mengenal Alexander Mayampoh, Pemuda Talaud di Kapal Spanyol
- 12 Jul 2025 01:05 WIB
- Talaud
KBRN, Talaud : Memilih mengais rezeki dengan bekerja sebagai awak Kapal berbendera luar negeri khususnya kapal perikanan kerap menjadi pilihan sejumlah Warga Negara Indonesia ( WNI).
Selain memperoleh gaji yang menjanjikan, ini juga bisa menjadi pengalaman yang sangat berbeda dari yang kerap terpikirkan dalam benak masing masing orang. Kesempatan bisa mengunjungi berbagai negara juga menjadi daya tarik WNI untuk bekerja di kapal asing.
Sekilas kisah disampaikan Alexander Mayampoh saat diwawancarai RRI, Sabtu (12/7/2025). Pemuda asal desa Kiama Induk, Kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara kelahiran 24 tahun silam ini menuturkan, dirinya pertama kali naik kapal asing long line asal Korea Selatan.
foto : Interview langsung Alexander Mayampoh sebelum berangkat kembali ke tempat kerja.
Setelah menyelesaikan kontrak kurang lebih 3 tahun, sejak tahun 2019 - 2023 di Kapal asal negeri Ginseng tersebut. Jebolan SMKN 3 Bitung ini kemudian meneken kontrak dan bekerja di salah satu kapal troll asal Spanyol mulai tahun 2022 sampai sampai skarang.
" Bekerja di kapal asing pasti memiliki sejumlah dinamika hidup. Ada suka maupun duka. Terlebih ada rindu yang terpendam karna ada orang tua dan keluarga yang selalu merindukan anaknya untuk pulang natalan bersama. Sekarang tidak bisa dirasakan lagi karna terpisah jarak, waktu dan sekelumit hal lainnya. Tapi saya tetap bersyukur masih diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk menjalani setiap proses kehidupan. Doa orang tua, keluarga dan orang orang terdekat menjadi suport bagi saya dalam bekerja di rantau orang," kisah Alex

Ketika ditanyakan terkait gaji atau penghasilan yang diperoleh. Alex sembari tersenyum mengungkapkan untuk saat ini . " Sekitar 1.900 dolar per bulan. Itupun sudah termasuk bonus. Selain standar penggajian. Ada juga bonus berdasarkan hasil kinerja dan atensi pimpinan", katanya tersungging
Dari hasil jerih payah, peluh keringatnya. Alex bisa membantu orang tua di Kiama untuk merehabilitasi rumah dan memenuhi sejumlah kebutuhan.
" Puji Tuhan bisa bantu orang tua rehab rumah, beli kebun dan mencukupi kebutuhan rumah. Semua patut disyukuri. Pentingnya bekerja keras sambil tetap mengandalkan Tuhan dalam segala usaha. Ora et Labora," ujar Mayampoh

Lebih jauh diterangkan awak kapal yang fasih berbahasa Inggris, Rusia, Korea dan Mandarin Taiwan yang masuk bekerja lewat PT Bahtera Anugerah Sentosa ini. Sejak bekerja di Kapal asing. Dirinya sudah mengunjungi sejumlah negara, diantaranyab Australia, Fiji, Apia Samoa, Samoa American, Afrika Moritani, Maroko, Qatar Doha dan Singapura. ( Robert Tamaroba ).