Perjuangan Penjual Nasi Kuning demi Menghidupi Keluarga

  • 25 Agt 2026 04:47 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID,Talaud - Di tengah ramainya aktivitas masyarakat pada pagi hari, para penjual nasi kuning terus berjuang mencari penghasilan. Salah satunya adalah Siti warga Desa Taduwale (30 Tahun).

Setiap hari sejak waktu subuh Ia memasak nasi kuning, menyiapkan lauk, serta membungkus makanan dilakoninya sebelum berangkat ke tempat berjualan. Meskipun harus bangun lebih awal dan bekerja selama berjam-jam, Siti tetap menjalani pekerjaannya dengan tekun.

Setiap hari saya harus bangun sekitar pukul tiga pagi untuk memasak dan menyiapkan dagangan. Capek pasti, tetapi ini pekerjaan saya untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Siti saat ditemui di tempat berjualannya Di Desa Taduwale , Senin (24/8/2026).

Menurut Siti, berjualan nasi kuning tidak selalu mendapatkan keuntungan yang besar. Jumlah pembeli terkadang ramai, tetapi pada hari tertentu dagangannya masih tersisa. Kenaikan harga bahan makanan juga menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi.

“Kadang ramai, kadang sepi. Kalau harga bahan naik, keuntungan juga berkurang. Tapi saya tetap berusaha supaya dagangan bisa habis,” katanya.

Salah seorang pelanggan, Rina, mengatakan bahwa nasi kuning buatan Siti memiliki rasa yang enak dan harga yang terjangkau. Ia juga mengapresiasi kegigihan Siti dalam menjalankan usahanya.

Perjuangan Siti menjadi gambaran bahwa pekerjaan sederhana sekalipun membutuhkan ketekunan dan kerja keras. Dengan semangat untuk memenuhi kebutuhan keluarga, ia terus menjalankan usahanya dan berharap dagangannya semakin dikenal serta dapat memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....