Rebung Bambu Bisa Diolah Menjadi Sayur, Kuliner Tradisional Kaya Manfaat
- 13 Agt 2026 14:50 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID,Talaud - Bambu tidak hanya dikenal sebagai bahan bangunan dan berbagai kerajinan. Bambu muda atau rebung juga dapat diolah menjadi sayuran yang menjadi bagian dari kuliner tradisional masyarakat di sejumlah daerah, termasuk di wilayah Kepulauan Talaud.
Rebung merupakan tunas bambu yang masih muda dan memiliki tekstur renyah. Sebelum dimasak, rebung umumnya dibersihkan dan direbus terlebih dahulu untuk mengurangi rasa pahit dan aroma khasnya.
Setelah itu, rebung dapat diolah menjadi berbagai jenis masakan, seperti sayur santan, tumisan, atau dimasak bersama bumbu tradisional. Rasanya yang khas membuat rebung menjadi salah satu bahan pangan yang menarik untuk dikembangkan sebagai makanan lokal.
Selain dapat menjadi sumber pangan alternatif, rebung juga mengandung serta sejumlah zat gizi. Konsumsi sayuran berserat sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat membantu memenuhi kebutuhan serat tubuh.
Menurut Intan Larono umur 39 Tahun dengan keseharian sebagai penjual makanan masak di pasar Mala Melonguane, berpandangan pemanfaatan rebung juga memiliki nilai ekonomi.
Bambu yang tumbuh di sekitar lingkungan dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga sebagai bahan pangan yang berpotensi dijual.
Meski demikian, pengolahan rebung perlu dilakukan dengan benar. Rebung dari jenis bambu yang aman dikonsumsi harus dibersihkan dan dimasak secara tepat sebelum disantap.
Pemanfaatan rebung sebagai sayuran menunjukkan bahwa kekayaan alam di sekitar masyarakat dapat diolah menjadi makanan yang sederhana, bergizi, dan bernilai ekonomi, sekaligus membantu melestarikan kuliner tradisional daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....