Digitalisasi UMKM Fokus BPSDM Komdigi Sejak 2018
- 28 Jan 2026 17:25 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID Manado – Digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah menjadi perhatian Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) sejak tahun 2018.
Upaya ini dilakukan untuk mendorong UMKM naik kelas dengan mengubah metode usaha yang sebelumnya masih konvensional menjadi berbasis digital.
Pranata Humas BPSDM Komdigi Manado, Qurata Ayuni mengatakan, banyak pelaku UMKM masih mengandalkan strategi penjualan konvensional.
Karena itu, pihaknya memberikan pendampingan dan pelatihan agar UMKM mampu memanfaatkan berbagai tools digital dalam pemasaran maupun operasional usaha.
“Apalagi dalam dua tahun terakhir ini perkembangan teknologi AI sangat pesat. Kami menyesuaikan kembali materi pelatihan dengan menambahkan pengenalan dan pemanfaatan tools AI, tujuannya agar UMKM punya lebih banyak pilihan strategi pemasaran dan juga untuk membantu proses operasional mereka,” ujar Qurata.
Ia menjelaskan, digitalisasi telah terbukti memberikan dampak positif bagi UMKM. Sejumlah hasil penelitian dan testimoni menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital mampu meningkatkan keuntungan secara signifikan, sekaligus menekan biaya operasional.
“Keuntungan bisa naik, sementara biaya operasional justru lebih hemat. Tools digital itu ada yang gratis dan ada yang berbayar, tapi tetap jauh lebih efisien dibandingkan dikerjakan secara manual,” jelasnya.
Untuk wilayah kerja, BPSDM Komdigi Manado membawahi empat provinsi, yakni Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara.
Sepanjang tahun 2025 lalu, BPSDM Komdigi Manado telah melatih sekitar 1.450 peserta UMKM di empat wilayah tersebut.
Namun diakuinya sebaran peserta pelatihan belum sepenuhnya proporsional. Hal ini dipengaruhi oleh permintaan dari pemerintah daerah masing-masing serta ketersediaan anggaran pelatihan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....