Inflasi Sulut Februari 2026 Naik, Tekanan Harga Meningkat

  • 28 Mar 2026 08:11 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Manado - Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Utara mencatat inflasi tahunan (year on year/y-on-y) sebesar 4,64 persen pada Februari 2026, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 110,44.

Berdasarkan rilis resmi, inflasi tertinggi terjadi di Manado sebesar 5,73 persen dengan IHK 109,03. Sementara itu, inflasi terendah tercatat di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 2,72 persen dengan IHK 113,70.

Inflasi secara tahunan ini dipicu oleh kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran. Di antaranya, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang mengalami kenaikan tertinggi sebesar 16,71 persen, diikuti kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 13,96 persen, serta kelompok pendidikan sebesar 9,67 persen.

Selain itu, kelompok makanan, minuman, dan tembakau juga mengalami kenaikan sebesar 3,29 persen. Kenaikan turut terjadi pada kelompok kesehatan sebesar 0,61 persen, transportasi 0,64 persen, informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,24 persen, serta penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,13 persen.

Di sisi lain, beberapa kelompok pengeluaran mengalami penurunan indeks, antara lain kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,43 persen, perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,59 persen, serta rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,45 persen.

Sementara itu, inflasi secara bulanan (month to month/m-to-m) pada Februari 2026 tercatat sebesar 1,02 persen. Adapun inflasi tahun kalender (year to date/y-to-d) mencapai 1,69 persen.

BPS Sulawesi Utara menyebutkan, kenaikan inflasi ini mencerminkan adanya tekanan harga pada sejumlah komoditas, terutama di sektor perumahan dan kebutuhan rumah tangga, yang menjadi faktor utama pendorong inflasi di daerah tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....