Lapak Kaki Lima Lirung Talaud Sepi Pengunjung
- 17 Des 2025 08:15 WIB
- Talaud
KBRN, Talaud : Maraknya penjualan daring (online) hingga ke pelosok kepulauan telah memberikan dampak signifikan bagi pedagang kecil. Lapak kaki lima yang berada di Lirung kini terlihat sepi pengunjung, membuat para pedagang mengeluhkan dagangan mereka yang lesu dan tidak laku. Kondisi ini memaksa mereka untuk melakukan segala cara, termasuk membanting harga.
Salah satu pedagang kaki lima, Joko, mengungkapkan kesulitan yang ia hadapi. Untuk memastikan dagangannya tetap laku, ia terpaksa memutar otak dengan berjualan secara berkeliling kampung. Ia juga harus rela menjual barang dengan harga yang jauh
lebih rendah dari harga normal.
"Sekarang harus keliling, kalau cuma nunggu di lapak, dagangan tidak laku. Terpaksa, harganya harus kami turunkan jauh dari biasa," ujar Joko.
Joko menceritakan, sebelum maraknya penjualan daring, khususnya saat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, omzetnya bisa mencapai jutaan rupiah per hari. Namun, kini, ia hanya mampu meraup pendapatan ratusan ribu rupiah per hari.
Penurunan drastis ini mencerminkan tantangan besar yang dihadapi pedagang tradisional di tengah transformasi digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....