Lahan Pertanian 5 Hektare di Talaud Ludes Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

  • 04 Okt 2026 08:41 WIB
  •  Talaud

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

RRI.CO.ID, Talaud — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan perkebunan warga di Kebun Batu, Desa Tarun, Kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sabtu 3 Oktober 2026 siang. Kobaran api menghanguskan sekitar 5 hektare lahan pertanian dan memicu kerugian materiil hingga Rp100 juta.

Peristiwa ini pertama kali terdeteksi saat layanan Call Center 110 Polres Kepulauan Talaud menerima laporan dari warga setempat sekitar pukul 12.00 WITA. Menindaklanjuti informasi tersebut, regu piket SPKT bersama piket fungsi yang dipimpin Pamapta 1 IPDA Mulyawan Madjid langsung bergerak ke lokasi kejadian.

Setibanya petugas di titik koordinat 4.0650490, 126.6896360, kobaran api telah dipadamkan oleh warga sekitar secara swadaya menggunakan peralatan seadanya, seperti galon air dan hand sprayer.

Berdasarkan keterangan saksi, Parly Maarende (47), api diduga bermula dari sisa kebakaran sebelumnya pada Kamis 1 Oktober 2026 dari arah timur perkebunan. Hembusan angin kencang serta hamparan rumput dan kayu kering mempercepat penyebaran api hingga meluas ke area perkebunan produktif milik warga.

Dampak kebakaran menghanguskan vegetasi tanaman cengkih, kelapa, dan pala milik tiga warga setempat, yakni Selma Mararu, Soleman Maarende, dan Hurbanus Mararu.

Kapolres Kepulauan Talaud, AKBP Dwi Yatmoko, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghentikan praktik pembakaran lahan di tengah cuaca ekstrem.

"Kami mengimbau seluruh warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun melakukan aktivitas pembuat api di area perkebunan. Kondisi cuaca kemarau yang disertai angin kencang membuat vegetasi sangat kering dan rawan memicu kebakaran hebat dalam waktu singkat," tegas AKBP Dwi Yatmoko.

Petugas Kepolisian Polres Kepulauan Talaud telah mengamankan lokasi kejadian, mengumpulkan data saksi, serta mendokumentasikan area terdampak guna penyelidikan lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....