Rapat Investasi Perbatasan Talaud dan Filipina
- 30 Sep 2026 22:55 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Restoran Seafood City Extra, Kalasey, Kabupaten Minahasa, menjadi saksi digelarnya Rapat Koordinasi Pengembangan Investasi di Daerah Perbatasan Indonesia dan Filipina pada Rabu malam, 30 September 2026.
Pertemuan strategis yang dimulai sejak pukul 17.00 WITA ini mempertemukan jajaran pemerintah daerah, aparat penegak hukum, instansi vertikal, serta perwakilan dari pemerintah Filipina Selatan untuk merumuskan sinergi ekonomi di wilayah perbatasan.
Forum komunikasi tersebut dihadiri secara langsung oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Welly Titah, Wakil Bupati Anisya Gretsya Bambungan, SE, serta Walikota Governor Generoso Filipina Selatan, Juanito C. Inojales yang memboyong jajaran delegasinya. Tampak hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Talaud, di antaranya Kapolres AKBP Dwi Yatmoko, S.TP., S.I.K., M.I.K., dan Kepala Kejaksaan Negeri Andi Fitriana, S.H., M.H.
Kehadiran perwakilan instansi teknis seperti Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara Ronald Sampel, Kepala Karantina, Kepala Kanwil Bea Cukai, Kepala Kanwil Imigrasi, Staf Khusus Gubernur, Ketua Tim Penggerak PKK, Sekda Talaud, perwakilan BKSAUA Irwan Hasan, S.E., Wakil Ketua Kadin Sulut, hingga tokoh masyarakat Talaud semakin memperkuat bobot pembahasan.
Rangkaian acara diawali secara khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu nasional Filipina, Lupang Hinirang, lalu dilanjutkan dengan doa pembacaan harapan bersama. Bupati Kepulauan Talaud dan Walikota Governor Generoso memberikan sambutan pembuka yang menggarisbawahi pentingnya menjaga stabilitas wilayah perbatasan sekaligus memanfaatkan potensi ekonomi lokal secara optimal.
Pertemuan kemudian berlanjut ke sesi diskusi intensif yang menyoroti berbagai sektor vital, mulai dari kerja sama pengelolaan perikanan, perdagangan hasil laut, keselamatan maritim, koordinasi antar-nelayan, hingga skema perdagangan lintas batas dan penguatan jejaring masyarakat di kawasan perbatasan.
Setelah pertukaran gagasan dan perumusan poin kesepakatan selesai, acara diakhiri dengan doa ramah tamah serta jamuan makan malam bersama untuk mempererat tali silaturahmi antar-kedua negara. Seluruh rangkaian kegiatan resmi berakhir pada pukul 20.40 WITA dengan situasi yang aman, lancar, dan terkendali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....