Kemarau Panjang Picu Kenaikan Harga Wortel dan Jagung di Pasar Melonguane
- 29 Sep 2026 19:15 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud – Kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kepulauan Talaud turut berdampak terhadap ketersediaan dan harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Melonguane.
Pedagang di Pasar Melonguane, Yordi Bawenti, saat dihubungi RRI, Senin 28 September 2026, mengatakan harga wortel saat ini mencapai Rp40.000 per kilogram.
“Kalau misalnya wortel di sini kami jual dengan harga Rp40.000 per kilogram,” ujar Yordi.
| Baca juga: Kemarau Picu Gagal Panen Petani Talaud |
Selain wortel, harga jagung atau milu juga mengalami kenaikan. Jagung ukuran besar dijual Rp10.000 per buah, sedangkan ukuran kecil Rp8.000 per buah.
Menurut Yordi, kenaikan harga juga terjadi pada jagung yang dijual dalam bentuk karungan. Sebelumnya, harga jagung berada pada kisaran Rp90.000 hingga Rp120.000 per karung, namun saat ini harganya telah mencapai lebih dari Rp300.000 per karung.
“Kalau turun Rp90.000, sekarang menjadi Rp300 lebih per karung,” jelasnya.
Kondisi kemarau panjang menjadi salah satu faktor yang berdampak terhadap hasil produksi dan pasokan komoditas pertanian. Minimnya ketersediaan air dapat menghambat pertumbuhan tanaman, sehingga pasokan hasil pertanian ke pasar ikut berkurang.
Berkurangnya pasokan tersebut kemudian turut memengaruhi harga jual sejumlah komoditas, termasuk wortel dan jagung di Pasar Melonguane.
Pedagang berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga produksi pertanian kembali normal dan pasokan ke pasar meningkat. Dengan demikian, harga komoditas di tingkat pedagang maupun konsumen dapat kembali lebih stabil.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....