Polisi - TNI Bersama Warga Damau Kolaborasi Padamkan Kebakaran Kebun
- 17 Sep 2026 17:30 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud — Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda area perkebunan di belakang Perumahan Dinas Puskesmas Damau, Desa Damau, Kecamatan Damau, pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 12.00 WITA.
Insiden ini pertama kali dilaporkan oleh Kapospol Damau, Aiptu Ronny Ansiga. Menanggapi laporan tersebut, personel Polsek Kabaruan, personel Pam Puter Pulau Kabaruan, bersama Kapospol dan masyarakat setempat langsung bergerak cepat ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.
Berdasarkan keterangan saksi di tempat kejadian, Meike Maabuat, S.Tr. Keb, seorang ASN yang tinggal di perumahan dinas tersebut, kejadian berawal saat dirinya berjalan dari kantor Puskesmas menuju kediamannya sekitar pukul 11.57 WITA. Setibanya di rumah, Meike mencium bau menyengat dan melihat kepulan asap tebal dari arah dapur. Saat memeriksa ke bagian belakang, ia mendapati api sudah membesar di lahan perkebunan milik keluarga Alumbinat-Manangkabo. Sontak, ia langsung meminta bantuan kepada para pegawai Puskesmas, warga sekitar, serta unsur pemerintah terkait untuk melakukan pemadaman.
Berkat kesigapan tim gabungan dan warga, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 12.30 WITA. Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 20 meter persegi lahan pertanian yang berisi tanaman pisang dan umbi-umbian, dengan total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp500.000.
Kapolsek Kabaruan, IPDA Andika Amisi, S.H., membenarkan insiden tersebut dan menyampaikan bahwa api diduga kuat dipicu oleh kelalaian warga saat membuat api di tengah kondisi cuaca ekstrem. Rumput yang mengering akibat kemarau panjang serta tiupan angin kencang membuat api merembet dengan sangat cepat.
Kapolsek Kabaruan IPDA Andika Amisi, S.H. menegaskan, "Kami mengimbau keras kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Damau dan sekitarnya, untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar atau melakukan aktivitas pembuangan api sembarangan. Cuaca kemarau yang panjang disertai angin kencang seperti saat ini membuat vegetasi sangat kering dan rawan terbakar dalam hitungan detik. Kesadaran bersama sangat dibutuhkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali," katanya
Pihak kepolisian telah melakukan serangkaian tindakan di tempat kejadian perkara (TKP), mulai dari pemadaman, pengumpulan keterangan saksi, hingga memberikan edukasi dan imbauan pencegahan karhutla kepada warga sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....